Minggu, 01/03/2026 20:09 WIB
Vatikan, Jurnas.com - Pemimpin Spiritual Umat Katolik, Paus Leo XIV, menyerukan diakhirinya gelombang kekerasan di Timur Tengah, setelah Amerika Serikat dan Israel memulai serangan terhadap Iran yang memicu serangan balasan.
"Di hadapan kemungkinan terjadinya tragedi dalam skala yang sangat besar, saya menyerukan kepada pihak-pihak yang terlibat untuk memikul tanggung jawab moral guna menghentikan spiral kekerasan sebelum berubah menjadi jurang yang tidak dapat diperbaiki," kata Paus kepada kerumunan umat di Lapangan Santo Petrus pada Minggu (1/3).
"Stabilitas dan perdamaian tidak dibangun melalui ancaman timbal balik atau dengan senjata, yang menabur kehancuran, penderitaan, dan kematian, melainkan hanya melalui dialog yang masuk akal, tulus, dan bertanggung jawab," dia menambahkan
Pemimpin 1,4 miliar umat Katolik dunia itu juga menyerukan kembalinya dialog secara mendesak antara Afghanistan dan Pakistan, yang dalam beberapa hari terakhir terlibat bentrokan.
Erdogan Ingin Paksa AS dan Iran Kembali ke Meja Perundingan
Iran Ancam Tutup Laut Merah jika AS Teruskan Blokade Pelabuhan
Sri Lanka Pulangkan Ratusan Awak Kapal Perang Iran
Diketahui, militer gabungan AS dan Israel melancarkan serangan di Teheran, Iran pada Sabtu (28/2) kemarin, yang menyebabkan gugurnya Pemimpin Tertinggi Ayatullah Ali Khamenei.
Tak lama setelah serangan tersebut, Iran membalas dengan mengirimkan rudal dan pesawat tanpa awak untuk menargetkan berbagai basis dan pangkalan militer AS di sekitar Teluk.
Pembunuhan Ayatullah Khamenei memicu reaksi beragam dari seluruh dunia. China, dalam pernyataan terbaru, menilai serangan tersebut melanggar kedaulatan dan piagam PBB.