Sabtu, 28/02/2026 11:15 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Kader KAMMI Jakarta menggeruduk kantor PT Agrinas Pangan Nusantara di Jalan DI Pandjaitan, Cipinang, Jakarta Timur, kemarin.
Mereka menggelar unjuk rasa perihal kebijakan pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara mengimpor 105 ribu mobil pikap dari India untuk Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
“Mendesak Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, segera membatalkan rencana impor 105 ribu unit mobil pikap dari India untuk operasional Kopdes Merah Putih,” tegas Koordinator Massa Aksi, Bambang dalam keterangan resminya, Sabtu (28/2).
Bambang juga meminta agar direksi PT Agrinas tidak sembarangan melakukan importasi dan memastikan seluruh proses sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Dalam hal ini UU Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, UU Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian, serta PP Nomor 2 Tahun 2017 tentang Pengembangan Perindustrian.
DPR Soal Impor Mobil Pikap dari India: Industri Nasional Mampu Produksi
PGRI Imbau Guru Aktif Bikin Konten Perdamaian di Medsos
Mendiktisaintek Sebut Demo Mahasiswa Gerakan Modal Bangsa
“Apabila rencana impor tersebut tetap dijalankan, massa aksi menilai Dirut PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo de Sousa Mota layak untuk dicopot dari jabatannya,” tegasnya.