Tren Dunia Kerja Berubah, Ini Bocoran Kebutuhan Industri

Sabtu, 30/11/2024 16:05 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Tren keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja banyak mengalami berbagai perubahan. Pesatnya perkembangan teknologi menjadi salah satu penyebab yang mengubah lanskap pekerjaan di masa depan.

Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri (Mitras DUDI) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek), Adi Nuryanto mengatakan, kehadiran artificial intelligence tidak dapat dinafikan sebagai salah satu penyebab pasar tenaga kerja di Indonesia.

"Pada tahun 2024, penelitian pasar tenaga kerja menunjukkan perubahan yang signifikan, didorong oleh pengajuan teknologi seperti kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence," kata Adi di Jakarta, Jumat (29/11).

Namun patut digarisbawahi, pergeseran kebutuhan ini bukan hanya didasari dengan adanya kemajuan teknologi, melainkan juga aspek lainnya seperti ketegangan geopolitik, tekanan ekonomi dan juga pandemi Covid-19.

Untuk itu, guna membuka tabir terkait skill yang dibutuhkan dan yang akan tereliminisasi dalam pasar tenaga kerja di Indonesia Mitras DUDI bersama Litbang Kompas telah melakukan survei Future of Works (FoW) yang diikuti oleh 1.095 responden dari industri dari 38 provinsi.

Berdasarkan hasil survei tersebut, pemasaran dan media menjadi keterampilan yang paling penting dan dibutuhkan oleh dunia idustri, yang kemudian disusul oleh koordinasi dan manajemen waktu serta kemampuan berbahasa asing.

Adapun hasil penelitian tersebut telah dituliskan ke dalam buku `Tinjauan Pekerjaan Dan Keahlian Masa Depan: Bagaimana Teknologi Membentuk Dunia Kerja Indonesia?` yang diluncurkan di Jakarta, pada Jumat (29/11).

Lebih lanjut, Adi menyebutkan, buku tersebut ditujukan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang perubahan dan kebutuhan dunia kerja. sehingga hal ini bisa mendorong adanya penyelerasan antar pihak, seperti pendidikan, pemangku kebijakan, dan tentunya dunia industri.

"Kita berharap buku ini dapat memberikan kontribusinya yang signifikan," ujar dia menambahkan.

TERKINI
OTP Keberangkatan Jamaah Haji dari Bandara InJourney Airports Capai 96% Jelang Puncak Haji, Kemenhaj Ingatkan Bahaya Haji Ilegal dan Cuaca Ekstrem Tahun 2025, Tingkat Kecelakaan ASDP 0,220 Persen Gema Waisak, Menag Sebut Pindapata Ajarkan Kesederhanaan dan Kebijaksanaan