Agar Tak Keliru, Kenali Berbagai Jenis Baterai dan Fungsinya

Rabu, 18/02/2026 09:09 WIB

 

Jakarta, Jurnas.com - Baterai menjadi bagian penting dalam kehidupan modern karena hampir semua perangkat elektronik mengandalkan sumber energi portabel ini.

Mulai dari remote televisi, jam dinding, mainan anak, hingga ponsel dan laptop, semuanya membutuhkan baterai agar dapat berfungsi tanpa harus selalu terhubung ke listrik.

Secara umum, baterai adalah perangkat penyimpan energi kimia yang diubah menjadi energi listrik. Perkembangan teknologi membuat jenis baterai semakin beragam, menyesuaikan kebutuhan perangkat yang berbeda-beda. Beberapa jenis baterai berikut merupakan yang paling sering digunakan dalam aktivitas sehari-hari.

Baterai Alkaline

Baterai alkaline termasuk yang paling umum ditemukan di rumah tangga. Bentuknya biasanya silinder dengan ukuran AA atau AAA. Baterai ini digunakan pada remote TV, senter, radio, dan mainan. Keunggulannya adalah harga relatif terjangkau dan daya tahan cukup lama untuk perangkat berdaya rendah.

Baterai Lithium-Ion

Baterai lithium-ion banyak dipakai pada perangkat elektronik modern seperti smartphone, laptop, kamera digital, hingga power bank. Jenis ini memiliki kapasitas energi tinggi, ringan, serta dapat diisi ulang berkali-kali. Karena efisien, lithium-ion menjadi standar pada perangkat portabel masa kini.

Baterai Nickel Metal Hydride (NiMH)

Baterai NiMH termasuk baterai isi ulang yang sering digunakan pada kamera, mainan elektronik, dan peralatan rumah tangga. Daya simpannya lebih besar dibanding baterai isi ulang generasi lama, sehingga cocok untuk perangkat dengan konsumsi energi menengah.

Baterai Nickel Cadmium (NiCd)

Baterai NiCd dahulu cukup populer sebagai baterai isi ulang. Jenis ini tahan lama dan kuat, tetapi memiliki efek memori yang membuat kapasitasnya berkurang jika sering diisi sebelum habis. Karena mengandung bahan berbahaya, penggunaannya kini semakin berkurang dan banyak digantikan NiMH.

Baterai Kancing (Button Cell)

Baterai kancing berukuran kecil dan tipis. Umumnya digunakan pada jam tangan, kalkulator, alat bantu dengar, dan perangkat medis kecil. Meski kecil, baterai ini mampu menyuplai daya stabil dalam waktu lama.

TERKINI
Studi Global Ingatkan Konservasi Alam Tak Bisa Abaikan Warga Lokal Pemanasan Global Disebut 5.000 Kali Lebih Cepat dari Evolusi Padi Mikel Arteta Ukir Sejarah Baru Bersama Arsenal Arsenal Resmi Juara Liga Inggris, Akhiri Penantian 22 Tahun