Selasa, 10/02/2026 21:05 WIB
Jakarta, Jurnas.com - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mengatakan jika pihaknya dalam waktu dekat belum berminat untuk pasarkan kendaraan listrik murni (battery electric vehicle/BEV).
Presiden Direktur MMKSI Atsushi Kurita mengatakan, permintaan kendaraan bermesin pembakaran internal (internal combustion engine/ICE) di Indonesia masih sangat kuat.
“Di Indonesia memang kami masih berfokus pada ICE, karena memang masih sangat banyak (peminatnya). Karena kami punya mobil yang sudah dikenal sebagai mobil yang tangguh. Jadi memang ICE menjadi fokus utama kami (sampai saat ini),” kata Atsushi Kurita, Selasa (10/2/2026).
Secara global Mitsubishi sebenarnya telah memiliki portofolio kendaraan ramah lingkungan yang cukup lengkap. Di sejumlah negara, Mitsubishi telah memasarkan berbagai model elektrifikasi, tidak hanya berbasis baterai, tetapi juga teknologi lain yang lebih beragam.
Simeone Bangga Atletico Dua Kali Singkirkan Barcelona Musim Ini
Ketua DPR Khawatir Tekanan Global Ganggu Stabilitas Harga BBM
5 Negara Eropa Mundur dari Eurovision 2026 Akibat Partisipasi Israel
Meski belum meluncurkan mobil listrik murni di Indonesia, MMKSI memastikan arah elektrifikasi tetap menjadi bagian dari strategi jangka menengah. Gerbang menuju elektrifikasi di Tanah Air akan dimulai melalui kendaraan hybrid, yang dinilai lebih sesuai dengan kondisi pasar dan kesiapan konsumen.
“Kita merencanakan untuk memperkenalkan mobil hybrid mulai tahun ini, buat pasar Indonesia, tetapi tentunya kita masih tetap akan bermain di multi-pathway,” jelas Kurita.
Pendekatan multi-pathway tersebut, menurut MMKSI, memungkinkan perusahaan menawarkan beragam teknologi penggerak, mulai dari ICE, hybrid, hingga elektrifikasi penuh sesuai kebutuhan dan kesiapan masing-masing pasar. Strategi ini juga memberikan waktu bagi konsumen untuk beradaptasi sebelum beralih sepenuhnya ke kendaraan listrik.(ant)
Keyword : Mitsubishi Motors Mobil Listrik Atsushi Kurita