Jum'at, 06/02/2026 22:39 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Dewan Komando Wilayah (DKW) Panji Bangsa Bali menggelar kegiatan Go Green berupa aksi bersih-bersih di Pantai Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (6/2). Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dan keberlanjutan pariwisata Bali.
Aksi tersebut melibatkan kader Panji Bangsa dari berbagai daerah di Bali dengan fokus membersihkan sampah plastik, limbah non-organik, serta kayu dan potongan batang yang terbawa arus laut. Kegiatan ini juga disertai edukasi singkat kepada masyarakat dan wisatawan tentang pentingnya menjaga kebersihan pantai.
Ketua DKW Panji Bangsa Bali, Ananda Pohan, mengatakan kegiatan Go Green merupakan komitmen organisasi kepemudaan dalam menjaga lingkungan hidup. Ia menegaskan Pantai Kuta sebagai ikon pariwisata Bali harus dijaga kebersihannya secara bersama-sama.
“Pantai Kuta adalah ikon pariwisata Bali dan wajah Indonesia di mata dunia. Sampah plastik maupun kayu-kayu yang menumpuk di pesisir harus segera ditangan," ujar Ananda Pohan di sela kegiatan.
Munas Panji Bangsa, Cak Imin: Ideologi Kita Membela yang Paling Lemah
Jadi Banom PKB, Panji Bangsa Fokus Jaga Suara Akar Rumput
Ketua PKB Bali Minta Santri Jaga Kebhinekaan di Pulau Dewata
"Menjaga kebersihan pantai bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Panji Bangsa ingin hadir dan memberi contoh,” sambungnya.
Ia menegaskan, aksi bersih pantai ini juga menjadi sarana konsolidasi kader sekaligus penguatan nilai kepedulian sosial dan lingkungan di tubuh Panji Bangsa Bali.
Sementara itu, Ketua DPW PKB Bali, Ahmad Iman Sukri, menyampaikan bahwa kegiatan Go Green tersebut merupakan bagian dari rangkaian Pengukuhan DPW PKB Bali Masa Bakti 2026–2031, sekaligus refleksi nilai moral dalam menjaga alam.
“Kegiatan ini adalah bentuk tobat ekologis, kesadaran kolektif bahwa selama ini manusia sering lalai terhadap alam. PKB mendorong gerakan nyata yang berpihak pada kelestarian lingkungan, karena pariwisata Bali hanya bisa berkelanjutan jika alamnya dijaga,” tegas Ahmad Iman Sukri.
Menurutnya, keterlibatan badan otonom seperti Panji Bangsa dalam aksi lingkungan menunjukkan bahwa gerakan politik dan kepemudaan tidak hanya berorientasi pada kekuasaan, tetapi juga pada tanggung jawab sosial dan ekologis.
Melalui kegiatan Go Green ini, DKW Panji Bangsa Bali berharap dapat menumbuhkan kesadaran bersama masyarakat, wisatawan, serta seluruh pemangku kepentingan pariwisata untuk menjaga kebersihan pantai dan lingkungan Bali demi masa depan pariwisata yang berkelanjutan.