5 Kesalahan Umum saat Menggunakan Power Bank

Senin, 02/02/2026 06:06 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Power bank menjadi solusi praktis bagi pengguna gawai yang aktif beraktivitas di luar rumah. Perangkat ini membantu menjaga daya baterai tetap terisi saat tidak ada akses ke sumber listrik.

Namun, meski terlihat sederhana, penggunaan power bank yang keliru justru bisa menurunkan performa perangkat, bahkan berisiko membahayakan keselamatan.

Banyak orang menggunakan power bank secara asal-asalan tanpa memahami cara kerja dan batas keamanannya. Akibatnya, usia power bank menjadi lebih pendek, baterai ponsel cepat rusak, hingga muncul potensi panas berlebih.

Berikut sejumlah kesalahan umum yang sering dilakukan saat menggunakan power bank: 1. Menggunakan Power Bank Murahan Tanpa Standar Keamanan

Power bank dengan harga terlalu murah kerap tidak dilengkapi sistem pengaman seperti overcharge protection atau overheat protection. Penggunaan perangkat tanpa standar keamanan berisiko merusak ponsel dan memicu masalah serius.

2. Mengisi Daya Terlalu Lama

Membiarkan power bank terus terhubung ke ponsel meski baterai sudah penuh adalah kesalahan umum. Kebiasaan ini dapat mempercepat degradasi baterai, baik pada power bank maupun ponsel.

3. Menggunakan Kabel yang Tidak Sesuai

Kabel berkualitas rendah atau tidak kompatibel dapat menghambat aliran daya. Selain membuat pengisian lebih lama, kabel yang buruk juga berpotensi menyebabkan panas berlebih.

4. Menyimpan Power Bank di Tempat Panas

Meletakkan power bank di dalam mobil atau tempat yang terpapar panas langsung dapat merusak sel baterai. Suhu tinggi mempercepat penurunan kapasitas dan meningkatkan risiko kerusakan permanen.

5. Mengisi Ulang Power Bank dengan Charger Tidak Resmi

Menggunakan adaptor yang tidak sesuai spesifikasi dapat menyebabkan pengisian tidak stabil. Dalam jangka panjang, hal ini berdampak pada umur baterai dan performa power bank.

TERKINI
Panduan Urutan Ibadah Haji dari Awal hingga Akhir KPK Dalami Pertemuan Hilman Latief dan Yaqut Cholil Bahas Kuota Haji Kasus Kanker Kolorektal pada Anak Muda Meningkat, Ilmuwan Ungkap Pemicunya FA Luncurkan Penyelidikan Dugaan Kasus Mata-Mata Southampton