Cinta Sih Boleh, Tapi Tetap Menjadi Diri Sendiri

Kamis, 29/01/2026 01:01 WIB

Jakarta, Jurnas.com – Jatuh cinta memang bikin senang, berbunga-bunga tapi juga bisa bikin tersiksa. Kamu tidak akan bahagia karena merubah jati diri hanya untuk dicintai pujaan hati.

Cinta yang sehat itu nambah versi terbaik dari diri kita, bukan menghapus siapa kita sebenarnya. Bukankah jatuh cinta seharusnya mendekatkan pada diri sendiri, bukan menjauhkannya?

Jatuh cinta tak seharusnya membuat kamu berubah, kecuali menjadi diri sendiri. Lebih baik terima kenyataan bila Dia tidak menyukaimu, daripada membohongi diri untuk dicintai. Kamu akan lelah dengan kebohonganmu sendiri.

Lagipula, seandainya tahu kamu tidak jujur, dia akan merasa kamu telah menipunya. Parahnya, bukan cintanya yang kamu dapat malah Dia akan membencimu. Dia akan sulit menerima dan mempercayaimu lagi. Wajar saja Dia bersikap begitu. Siapa sih yang mau dibohongi, apalagi urusan perasaan?

Menjadi diri sendiri saat jatuh cinta itu bisa dilatih, bukan cuma niat. Jangan berpura-pura demi siapapun untuk disukai. Orang yang tepat harus mengenal kamu yang asli, bukan versi editan.

Cinta sehat tidak memaksa kamu untuk merubah prinsip, meninggalkan hal yang kamu suka dan melanggar batas demi menyenangkan pasangan.

Mempunyai pasangan memang penting namun bukan berarti melepaskan keluarga, teman, mimpi pribadi dan hobimu demi memperoleh cinta. Jangan menaruh seluruh dunia pada satu orang. Yakinlah, kamu layak diinginkan, dihargai dan dicintai dengan tulus tanpa pamrih.

TERKINI
Ini Cara Menyembelih Hewan Kurban yang Benar Sering Tak Disadari, Ini 5 Modus Begal yang Perlu Diwaspadai Berbagai Cara Menghindari Begal saat Berkendara Malam Hari 7 Wilayah yang Kerap Jadi Sasaran Aksi Begal