Selasa, 27/01/2026 16:25 WIB
London, Jurnas.com - Pemain Manchester United, Matheus Cunha, terancam mendapat hukuman dari Football Association (FA) menyusul selebrasinya yang menuai sorotan usai menjadi penentu kemenangan timnya atas Arsenal dengan skor 3-2 pada Minggu (25/1).
Penyerang asal Brasil tersebut mencetak gol krusial di menit akhir pertandingan. Namun, momen euforia itu berubah menjadi kontroversi setelah Cunha melakukan selebrasi berlebihan yang tertangkap jelas oleh kamera siaran langsung.
Berdasarkan laporan SPORT Illustrated pada Selasa, Cunha tampak bergoyang sebelum mendekati kamera dan melontarkan ucapan bernada kasar, “we’re the f***** biggest”. Kata-kata tersebut terdengar jelas dalam tayangan langsung dan langsung memicu perbincangan luas di kalangan publik.
Situasi itu membuat komentator Sky Sports, Peter Drury, menyampaikan permintaan maaf kepada penonton yang menyaksikan laga tersebut secara langsung.
Arteta Sebut Suporter Arsenal Pemain Ajaib Jelang Laga Penentuan
Peluang Juara Masih Terbuka, Pep: Kami Tahu Apa yang Harus Dilakukan
Casemiro Dapat Salam Perpisahan Emosional, Carrick: Dia Luar Biasa
“Bila Anda mendengar kata-kata kasar di antara selebrasi tersebut, untuk itu kami meminta maaf,” ujar Drury saat siaran berlangsung.
Sampai saat ini, FA belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut. Meski demikian, otoritas sepak bola Inggris memiliki regulasi ketat terkait penggunaan kata-kata kasar oleh pemain, terlebih jika dilakukan secara terang-terangan dan mengarah langsung ke kamera.
Dalam aturan FA, tindakan semacam itu dikategorikan sebagai pelanggaran yang dilakukan secara sadar dan berpotensi merusak citra sepak bola profesional.
Saat ini, Matheus Cunha harus menanti keputusan FA di tengah sorotan tajam atas kontribusinya sebagai pahlawan kemenangan Manchester United dalam laga penting tersebut.