Minggu, 11/01/2026 11:23 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama (Kemenag) untuk terus menjalankan tugas dengan baik, melayani masyarakat sepenuh hati. Jajaran Kemenag harus hadir di tengah keberagamaan umat.
Menurut Wamenag Romo, Kemenag sudah 80 tahun beramal bakti. ASN Kemenag harus bersyukur dengan terus membangun kehidupan dan pendidikan keagamaan di tengah keragaman bangsa.
“Kemenag saat ini hanya melaksanakan dua program utama yakni melayani kehidupan keagamaan dan melayani pendidikan keagamaan,” sambung Romo Muhammad Syafi`i dalam keterangannya.
KPK Periksa Kasubdit Kemenag Terkait Korupsi Kuota Haji
Dewas KPK Klarifikasi Pihak Pelapor soal Pengalihan Penahanan Yaqut Cholil
KPK Panggil 5 Bos Travel Terkait Korupsi Kuota Haji
Menurut Wamenag Romo, dua pelayanan ini sangat penting untuk dipahami seluruh ASN Kemenag, agar fokus dalam menjalankan tugas. Itu semua dapat terlaksana dengan baik berdasarkan tiga modal dasar, yakni Integritas, loyalitas dan kapasitas.
“Membaca sejarah, pelayanan keagamaan ini awalnya diberikan Allah Swt kepada Nabi dan Rasul. Para Nabi dan Rasul kala itu juga dihina, dicaci, dikucilkan, bahkan dibunuh. Namun, karena mereka berintegritas, agama sampai saat ini masih menjadi pondasi bagi kita semua,” kata Wamenag.
Wamenag Romo juga menyampaikan bahwa harapan masyarakat terhadap Kementerian Agama sangat besar. Oleh sebab itu, integritas menjadi nilai utama yang tidak bisa ditawar demi menjaga kehormatan institusi.
ASN Kemenag memiliki tanggung jawab moral dalam menampilkan sikap dan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai keagamaan, mulai dari cara berpakaian, bertutur kata, hingga bersikap dalam kehidupan sehari-hari.
“Selain ASN yang berintegritas, penting juga loyalitas yang dibarengi dengan peningkatan kompetensi. ASN Kemenag diminta tidak hanya hadir sebagai pelaksana administrasi, tetapi juga mampu memberikan solusi nyata bagi kehidupan keagamaan di tengah Masyarakat,” kata Wamenag.
Selain itu, Wamenag juga menerangkan bahwa dengan terbentuknya Direktorat Jenderal Pesantren, Kemenag tengah menyiapkan langkah strategis menuju pengembangan Direktorat Vokasi guna menampung potensi besar santri dan siswa Madrasah di bidang sains dan teknologi.