Senin, 13/10/2025 17:19 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, melakukan kunjungan ke posko pengungsian kebakaran di Pangadegan Timur, Jakarta Selatan, pada Minggu (12/10).
Arifah memastikan pendataan serta penyaluran bantuan di lokasi pengungsian telah berjalan dengan baik, sekaligus memberikan semangat dan menghibur anak-anak yang terdampak.
"Bersama DPPAPP DKI Jakarta dan Pusat Pelayanan Keluarga (Puspaga) akan melakukan trauma healing bagi anak-anak dan perempuan agar mereka dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari," kata Menteri PPPA dikutip dari laman resmi KemenPPPA.
Menteri PPPA menegaskan bahwa situasi darurat pascabencana berpotensi meningkatkan risiko kekerasan berbasis gender (KBG) dan eksploitasi terhadap anak, termasuk potensi pekerja anak maupun perdagangan manusia.
Remaja Diperkosa 27 Orang, Menteri PPPA Pastikan Korban Dapat Perlindungan
Menteri PPPA Kecam Penyiksaan Balita, Desak Penegakan Hukum-Pemulihan Korba
Tiga PMI di Malaysia Alami Kekerasan, Menteri PPPA Kawal Pemulihan Korban
Sebagai langkah antisipasi, Kemen PPPA mengaktifkan layanan pengaduan cepat melalui Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129 serta menyiagakan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) di wilayah terdampak.
Arifah berharap seluruh warga terdampak dapat segera bangkit dan menemukan solusi terbaik agar kehidupan mereka kembali normal.
“Kami akan terus mendampingi anak-anak dan perempuan untuk pulih, baik secara fisik maupun psikologis. Semoga para korban diberikan kekuatan, kesabaran, dan kesehatan, serta dapat segera melanjutkan aktivitas seperti sediakala,” kata Arifah. (MANDA MEDITA R/MAGANG)