Jum'at, 19/12/2025 23:05 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Korsleting listrik menjadi salah satu penyebab utama kebakaran rumah tangga yang sering terjadi tanpa disadari. Hubungan arus pendek ini bisa muncul akibat instalasi yang tidak standar, penggunaan listrik berlebihan, atau kabel yang sudah rusak.
Mencegah korsleting listrik sebenarnya dapat dilakukan dengan langkah-langkah sederhana asalkan dilakukan secara konsisten. Dengan memperhatikan instalasi dan kebiasaan penggunaan listrik, risiko korsleting dapat ditekan secara signifikan.
Pastikan instalasi listrik di rumah mengikuti standar keamanan yang berlaku. Kabel, stop kontak, dan panel listrik harus dipasang oleh teknisi berpengalaman agar tidak terjadi sambungan longgar atau salah pemasangan yang berpotensi memicu korsleting.
2. Hindari Beban Listrik BerlebihanMenggunakan banyak peralatan listrik dalam satu stop kontak dapat menyebabkan arus berlebih. Kondisi ini membuat kabel cepat panas dan meningkatkan risiko hubungan arus pendek. Sebaiknya distribusikan penggunaan alat elektronik ke beberapa sumber listrik.
Ini Lho Penyebab Korsleting Listrik yang Sering Picu Kebakaran
Kebakaran di DKI Jakarta 90 Persen Disebabkan Arus Pendek Listrik
Kebakaran Gedung BPOM Diduga Kuat Akibat Korsleting Listrik
Kabel yang terkelupas, mengeras, atau berubah warna menandakan kerusakan. Stop kontak yang longgar atau mengeluarkan panas juga perlu segera diganti. Pemeriksaan rutin membantu mendeteksi masalah sebelum menimbulkan korsleting.
4. Jauhkan Instalasi Listrik dari AirAir merupakan penghantar listrik yang sangat berbahaya. Pastikan stop kontak, kabel, dan peralatan listrik tidak berada di area lembap atau terkena air, terutama di dapur, kamar mandi, dan area cuci.
MCB berfungsi memutus arus saat terjadi beban berlebih atau korsleting, sedangkan ELCB melindungi dari kebocoran arus listrik. Penggunaan pengaman ini sangat penting untuk mencegah kerusakan besar dan melindungi penghuni rumah.
6. Matikan Peralatan Listrik Saat Tidak DigunakanMembiarkan peralatan listrik tetap terhubung meski tidak digunakan dapat meningkatkan risiko korsleting, terutama pada perangkat lama. Biasakan mencabut colokan atau mematikan saklar untuk menjaga keamanan.