Menko PM Dorong SMK Terapkan Standar Tinggi untuk Tembus Pasar Kerja Global

Rabu, 12/11/2025 15:42 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar mengatakan setiap Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Indonesia harus menerapkan standar yang tinggi agar menghasilkan lulusan terampil dan mampu memenuhi kebutuhan pasar kerja internasional.

Menko Muhaimin menuturkan hal itu penting sebagai prasyarat upaya Kemenko PM mengkoordinasikan pengiriman lulusan SMA/SMK terampil untuk bekerja di luar negeri melalui program SMK Go Global.

Hal tersebut ia sampaikan ketika mengunjungi salah satu SMK unggulan yakni Sekolah Menengah Analis Kimia Bogor (SMAKBO), Jawa Barat, Rabu (12/11/2025).

“Kita harus menggunakan standar tertinggi agar lulusan-lulusan yang dibawahnya supaya bisa kita upgrade. Kualitasnya sama dengan yang terbaik seperti ini,” kata Menko Muhaimin.

Menko Muhaimin lebih lanjut menjelaskan, SMK di seluruh Indonesia bisa menjalankan kurikulum yang selaras dengan kebutuhan industri untuk mencapai standar tinggi.

Kurikulum tersebut akan mempercepat penyerapan tenaga kerja lulusan SMA-SMK hingga pasar kerja internasional.

“Kita harus terus meningkatkan kerja sama dunia pendidikan dengan industri. Dunia pendidikan tidak boleh terpisah dari dunia industri, sehingga semua lulusan pendidikan formal benar-benar tidak lepas dari kebutuhan pasar kerja,” jelasnya.

Menko Muhaimin optimis standar pendidikan SMK yang tinggi akan menjawab permasalahan besarnya angka pengangguran lulusan SMA/SMK.

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS) lebih kurang 1,63 Juta Lulusan SMK menganggur dan tidak berkuliah. Kesulitan mereka untuk mengakses kesempatan kerja khususnya di pasar kerja internasional disebabkan belum memiliki keterampilan dan kemampuan bahasa sebagai syarat kerja di luar negeri.

Oleh karena itu, kata Menko Muhamin, Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui pemberian beasiswa subsidi pelatihan keterampilan dan bahasa bagi lulusan SMA/SMK melalui program SMK Go Global.

Program ini diharapkan dapat memecah kebuntuan tingginya angka lulusan SMA/SMK yang menganggur dengan memenuhi kebutuhan pasar kerja di luar negeri.

“Pak Presiden menyetujui bagaimana agar lulusan SMK yang masih menganggur ini yang berkeinginan dan mau bekerja ke luar negeri, yang pasarnya terbuka luas itu kita persiapkan,” ujar dia.

Pemerintah berencana memulai pelaksanaan SMK Go Global pada akhir 2025 dan akan memperluas target penerima manfaatnya pada 2026. Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

TERKINI
Carrick Puji Peran Bruno Jelang Laga Manchester United vs Brentford Michael Carrick Dukung De Ligt untuk Segera Pulih dari Cedera Menag: Studi Teologi di Indonesia Masuk 30 Besar Dunia Biaya Perang Amerika Serikat terhadap Iran Tembus Rp1.000 Triliun