Senin, 03/11/2025 18:05 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Laju inflasi pada Oktober 2025 secara bulanan sebesar 0,28% terhadap September 2025. Selain inflasi bulanan, terjadi peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 108,74 pada September 2025 menjadi 109,04 pada Oktober 2025.
"Pada Oktober 2025 terjadi inflasi sebesar 0,28% secara bulanan atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 108,74 pada September 2025 menjadi 109,04 pada Oktober 2025," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini di Jakarta, Senin (3/11/2025).
Secara tahunan (yoy) juga terjadi inflasi sebesar 2,86% dan secara tahun kalender (ytd) terjadi inflasi 2,10%.
Kelompok pengeluaran penyumbang inflasi bulanan terbesar adalah perawatan pribadi dan jasa lainnya dengan inflasi sebesar 3,05% dan memberikan andil inflasi sebesar 0,21%.
Dampak Buruk Sering Begadang untuk Kesehatan Otak Anda
Siapa Saja 13 Tokoh Pendiri PMII? Ini Profil dan Biografi Singkatnya
Trump Sebut Israel-Lebanon Sepakat Gencatan Senjata 10 Hari
Komoditas yang dominan mendorong inflasi pada kelompok ini adalah emas perhiasan yang memberikan andil inflasi sebesar 0,21%.
Sementara itu, terdapat komoditas lain yang memberikan andil inflasi cukup besar antara lain, cabai merah dengan andil inflasi 0,06%, telur ayam ras dengan andil inflasi 0,04%, daging ayam ras 0,02%.
Selain itu, masih ada komoditas yang memberikan andil deflasi di Oktober 2025 yaitu bawang merah dan cabai rawit dengan andil deflasi masing-masing 0,03%, kemudian tomat dengan andil deflasi 0,02% dan beberapa komoditas lainnya seperti beras, kacang panjang, dan cabai hijau dengan andil deflasi masing-masing 0,01%.