Tips Cegah Suami "Jajan" di Luar demi Jaga Rumah Tangga

Selasa, 28/10/2025 11:30 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Isu perselingkuhan masih menjadi momok bagi banyak pasangan. Tak jarang, rumah tangga yang tampak harmonis di luar justru goyah karena salah satu pihak tergoda mencari perhatian di luar. Namun, menjaga kesetiaan sebenarnya bisa dimulai dari hal-hal kecil yang dilakukan setiap hari.

Banyak psikolog menilai, akar dari perilaku menjalin hubungan seks dengan orang lain atau dikenal dengan istilah `jajan di luar` bukan semata soal fisik, tapi karena kurangnya kedekatan emosional dalam hubungan. Ketika komunikasi renggang, pasangan mudah mencari pelarian yang memberi validasi baru.

Langkah pertama adalah menjaga komunikasi jujur dan terbuka. Jangan biarkan pasangan merasa takut mengungkapkan uneg-uneg atau keluhan. Pasangan yang merasa didengar cenderung lebih setia dan nyaman di rumah.

Kedua, penting bagi istri dan juga suami untuk menunjukkan apresiasi atas hal-hal kecil. Ucapan terima kasih, pelukan, atau perhatian sederhana bisa menumbuhkan kembali rasa dihargai yang sering hilang di tengah rutinitas.

Ketiga, jangan abaikan kualitas waktu bersama. Bukan hanya makan malam romantis, tetapi juga aktivitas santai seperti nonton bareng, masak bersama, atau sekadar ngobrol ringan sebelum tidur.

Selain itu, rawat diri dan penampilan. Bukan untuk bersaing, tapi untuk menjaga rasa percaya diri dan daya tarik di mata pasangan. Hubungan yang sehat lahir dari dua orang yang saling menghargai, bukan saling mengabaikan.

Jika ada tanda-tanda hubungan mulai renggang, sebaiknya segera konsultasi dengan konselor pernikahan sebelum masalah berkembang menjadi perselingkuhan nyata. Mencegah jauh lebih baik daripada memperbaiki.

Akhirnya, ketika cinta dan rasa aman dijaga bersama, kebutuhan untuk mencari kebahagiaan di luar rumah akan berkurang dengan sendirinya. Hubungan yang sehat dibangun dari perhatian kecil yang dilakukan dengan tulus setiap hari.

TERKINI
Studi: Konsumsi Protein Berlebih Tanpa Olahraga Berpotensi Percepat Penuaan Korsel Catat Suhu Terpanas Sepanjang Sejarah, Tembus 42,5 Derajat Celsius Fenomena Langka 12 Agustus 2026, Ada Gerhana Matahari hingga Hujan Meteor BGN: TEP 2026 Jadi Mitra Strategis Sukseskan Program MBG di Wilayah 3T