Senin, 27/10/2025 14:12 WIB
Jakarta, Jurnas.com - IPB University memberikan penghargaan berupa ijazah dan gelar untuk mendiang Anggit Bima Wicaksana, mahasiswa IPB University yang meninggal dalam Ekspedisi Patriot di kawasan transmigrasi Bomberay, Fakfak, Papua Barat.
Rektor IPB University, Arif Satria, mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan ijazah dan gelar sarjana melalui keluarga Anggit dalam wisuda pada 29 Oktober mendatang.
"Sebagai bentuk apresiasi IPB atas kerja keras, keikhlasan, dan ketulusan Beliau dalam menjalankan tugas Ekspedisi Patriot dengan kesungguhan hati, serta track record akademik Beliau, maka kami sampaikan Saudara Anggit Bima Wicaksana kami beri gelar sarjana," ujar Prof Arif pada Senin (27/10).
"Kami mengundang kedua orang tua Anggit pada wisuda 29 Oktober 2025, Insya Allah kami akan beri ijazah sebagai bentuk telah menuntaskan tugas kami," dia menambahkan.
IPB Ringankan UKT Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatra
Kenali Potensi Bahaya Kesehatan di Balik Jagung dan Daging Bakar
Tak Cuma Kaya Khasiat, Manggis Juga Punya Potensi Ekonomi
Rektor juga menyampaikan rasa duka mendalam kepada keluarga besar almarhum, sekaligus rasa bangga atas dedikasi yang telah ditunjukkan Anggit selama menjadi bagian dari IPB University.
"Tidak banyak yang bisa kami berikan kepada Saudara Anggit selama kami mendampingi Beliau sebagai mahasiswa. Namun, kami menilai Beliau adalah sosok yang luar biasa. Anggit adalah ketua angkatan, seorang pemimpin yang bertanggung jawab, dan memiliki benih-benih kepemimpinan yang kuat," kata dia.
Menurut Prof Arif, semangat kepemimpinan Anggit tidak lahir begitu saja, tetapi tumbuh dari kerja keras dan ketulusannya untuk berkontribusi bagi masyarakat.
"Kepemimpinan Beliau terbentuk dari pengabdian dan perjuangan nyata. Kegigihan Beliau untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat menjadi bukti nyata semangat Ekspedisi Patriot yang sesungguhnya," ujar Prof. Arif.
Dia pun mengajak seluruh sivitas akademika IPB University untuk mendoakan almarhum Anggit agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah Swt. Prof Arif berharap karya serta semangat pengabdian Anggit menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus menebar manfaat.