Joko Poerwanto Tak Persoalkan Satker Pemberantasan Korupsi Polri dan Kejagung

Selasa, 19/11/2024 20:17 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (capim KPK) Joko Poerwanto menyebutkan bahwa satuan kerja terkait pemberantasan korupsi di institusi Polri dan Kejaksaan Agung (Kejagung) bukan sebuah masalah.

Sebaliknya, ditegaskan Joko, keberadaan satuan tersebut dinilai akan memperkuat upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh lembaga-lembaga penegakan hukum.

“Kalau orang bilang kenapa negara kita punya tiga institusi? Sebenarnya itu harus memperkuat. Jadi saya kira tidak merupakan hambatan apapun, Kortas Tipikor, maupun kejaksaan,” katanya saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan di ruang rapat Komisi III DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/11).

“Jadi kembali kepada rasa memiliki kita bersama. Kalau negara ini bangsa ini semuanya tidak menginginkan korupsi saya kira akan lebih baik lagi,” imbuhnya.

KPK, dilanjutkan Joko, sudah semestinya bisa menyinkronisasi tugas-tugasnya dengan Kejagung maupun Polri dalam memerangi kejahatan korupsi.

Hal itu juga menjadi salah satu komitmen Joko jika nantinya terpilih menjadi salah satu dari lima pimpinan KPK periode 2024-2029.

“Jadi itu bukan hal yang menjadikan hambatan, tapi justru merupakan sarana bagaimana kita secara sistematis menentukan apa yang menjadi tugas kita bersama,” kata Joko.

 

TERKINI
Liam Delap: Chelsea Tak Pantas Kalah dari Manchester United Caicedo: Chesea Belum Menyerah Kejar Tiket Liga Champions Dua Assist Lagi, Bruno Fernandes Akan Ukir Sejarah Baru di Premier League Carrick Puji Mentalitas Pemainnya Usai Menang Lawan Chelsea