Jum'at, 24/10/2025 13:13 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Ilham Habibie Ainun resmi memimpin Ikatan Aeronautika dan Astronautika Indonesia (IAAI), dalam rangka membangun wadah kolaborasi nasional di bidang kedirgantaraan.
Dilansir dari laman Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Kamis (23/10), IAAI hadir untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik, industri, dan lembaga penelitian dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta teknologi kedirgantaraan.
Struktur kepengurusan IAAI diketuai oleh Ilham Habibie, dengan Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T. sebagai Wakil Ketua, dan Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi (WRRI) ITB, Prof. Ir. Lavi Rizki Zuhal, Ph.D. sebagai Sekretaris.
Acara peluncuran dihadiri oleh para pendiri dan anggota baru IAAI yang memiliki semangat bersama untuk memajukan ekosistem dirgantara nasional.
KPK Sita Uang Rp1,3 Miliar dari Ilham Habibie Terkait Korupsi BJB
Mercedes Benz BJ Habibie yang Dibeli Ridwan Kamil Dikembalikan ke Ilham
Ilham Habibie Penuhi Panggilan KPK Terkait Korupsi BJB
Selain meresmikan organisasi, kegiatan ini juga menjadi ajang diskusi mengenai arah dan rencana strategis IAAI ke depan, termasuk pemilihan logo resmi serta penyusunan agenda kolaboratif lintas sektor.
Sebagai langkah awal, IAAI berencana berpartisipasi dalam 35th ICAS Congress yang akan diselenggarakan di Sydney, Australia.
"Keikutsertaan ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia di kancah dirgantara internasional, sekaligus membuka peluang kerja sama global dalam bidang riset dan inovasi teknologi penerbangan dan antariksa," ujar Prof. Lavi.
Peluncuran IAAI menjadi momentum bersejarah bagi kemajuan komunitas kedirgantaraan nasional. Melalui wadah ini, Indonesia diharapkan mampu mempertegas komitmennya dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan industri dirgantara yang berdaya saing tinggi di tingkat dunia. (Manda/MAG)