Senin, 20/10/2025 18:27 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Badan Gizi Nasional (BGN) menutup dua dapur makanan bergizi (MBG) di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Penutupan dilakukan setelah ratusan siswa SMP Negeri 1 Cisarua mengalami keracunan massal.
Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, menyebut langkah ini diambil usai tim menemukan pelanggaran kebersihan dan keamanan pangan.
"Keamanan pangan harus menjadi prioritas utama," ujar Nanik sebagaimana dikutip dari laman resmi Badan Gizi Nasional, pada Jumat (17/10) lalu.
Dua dapur yang ditutup adalah SPPG Cisarua Jambudipa 1 dan SPPG Cisarua Pasirlangu. Keduanya berada di bawah Yayasan Tarbiyatul Qur’an Cisarua.
Menko PM: MBG Penggerak Ekosistem Ekonomi Lokal dari Desa hingga Nasional
Respons BGN soal Pengadaan Laptop 32.000 Unit dan Alat Makan Rp4 T
Komisi IX: Tutup Total Semua SPPG Penyebab Keracunan MBG
Tim menduga keracunan disebabkan kontaminasi silang bahan pangan, berupa daging dan ayam. Keterlambatan penghentian distribusi juga disebut memperburuk keadaan.
Sebanyak 502 siswa terdampak insiden ini. Sembilan di antaranya masih dirawat di rumah sakit hingga Jumat (7/10).
BGN menegaskan kedua dapur tidak boleh beroperasi sebelum memperbaiki fasilitas dan memperoleh Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). (Ajeng/MAG)