Minggu, 28/09/2025 19:27 WIB
London, Jurnas.com - Ruben Amorim gagal membawa kejayaannya di Portugal ke daratan Inggris saat ditunjuk sebagai manajer Manchester United (MU) menjelang penghujung 2024 lalu.
Formasi 3-4-3 yang kerap menjadi andalannya menyisakan banyak celah yang mudah dieksploitasi oleh lawan Setan Merah. Terbukti, musim lalu MU finis di papan tengah klasemen Liga Premier, kalah dari Tottenham Hotspurs di final Liga Europa, dan musim ini kembali terseok-seok.
Hasil minus terbaru ialah ketika Setan Merah bertandang ke markas Brentford. Meski di atas kertas MU diunggulkan, namun Amorim gagal meracik taktik yang cukup ampuh mendulang tiga poin.
Karena itu, tak heran ini manajemen klub mulai mencari sosok pengganti apabila ingin mendepak Amorim dari posisinya. Salah satu nama yang dipertimbangkan ialah mantan manajer Liga Premier, Gareth Southgate.
Slot Liga Champions Bertambah, Carrick Fokus Bangun Performa MU
Scholes Sebut 8 Pemain Ini Harus Pergi dari Old Trafford Musim Depan
Amad Diallo Dukung Michael Carrick Jadi Pelatih Permanen MU
Menurut laporan talkSPORT pada Minggu (28/9), petinggi United enggan memecat Amorim meski hanya meraih 33 poin dari 34 pertandingan Liga Premier yang dijalaninya.
"Jika mereka benar-benar menarik pelatuknya, mereka kemungkinan akan menunggu hingga setelah Sabtu, 1 November, untuk mengurangi tingkat kompensasi," demikian bunyi laporan tersebut.
Meskipun Amorim telah mengatakan secara terbuka bahwa dia akan pergi tanpa bayaran, diyakini pemecatannya saat ini akan merugikan Manchester United sekitar £12 juta.