Minggu, 21/09/2025 23:42 WIB
Jakarata, Jurnas.com - Presiden Prabowo Subianto resmi meneken Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah. Salah satu hal yang menarik perhatian publik adalah munculnya istilah “ibu kota politik” dalam Perpres tersebut.
Istilah ini mengacu pada peran yang akan dijalankan Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai tahun 2028, sesuai arahan kebijakan jangka menengah. Sebelumnya, pemerintah Indonesia telah merencanakan dan menyiapkan pemindahan ibu kota dari Jakarta ke IKN, Kalimantan Timur.
Sementara itu, fenomena pemindahan atau pembuatan ibu kota bukan hal baru dalam lanskap global. Sejumlah negara telah lebih dulu memindahkan pusat pemerintahannya dengan berbagai alasan strategis dan politis. Berikut ini adalh daftanya, yang dihimpun dari berbagai sumber.
Contoh Negara yang Pernah Memindahkan atau Membangun Ibu Kota Baru 1. Brasil, dari Rio de Janeiro ke BrasíliaBrasília dibangun pada 1960 untuk mengembangkan wilayah tengah Brasil dan mengurangi dominasi kota pesisir. Kini, kota ini dikenal dengan arsitektur futuristik karya Oscar Niemeyer.
Netizen Keluhkan Sinyal Susah di Kawasan IKN
Komisi II DPR Bentuk Panja Revisi UU IKN, Pembahasan Segera Dimulai
MenPAN-RB Pastikan Transfer 11 Ribu ASN ke IKN Sesuai Rencana
Mesir tengah membangun ibu kota administratif baru di luar Kairo untuk mengatasi kemacetan dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah gurun.
3. Malaysia, dari Kuala Lumpur ke PutrajayaPutrajaya dibangun sebagai pusat administratif federal agar Kuala Lumpur bisa fokus pada bisnis dan komersial.
Pemindahan ibu kota pada 1997 ke Nur-Sultan (dulu Astana) bertujuan menempatkan pusat pemerintahan di lokasi yang lebih strategis dan simbolik pasca kemerdekaan.
5. Myanmar, dari Yangon ke NaypyidawPada 2005, Myanmar secara tiba-tiba memindahkan ibu kota dari Yangon ke Naypyidaw, sebuah kota baru yang dirancang untuk alasan keamanan dan kontrol politik. Meskipun infrastruktur modern, kota ini terkenal sepi dan terisolasi, berbeda dengan pusat ekonomi Yangon.
Australia tidak memindahkan ibu kotanya, tapi justru membangun Canberra sebagai ibu kota baru pada awal abad ke-20. Keputusan ini diambil untuk mengakhiri rivalitas antara Sydney dan Melbourne dan menciptakan pusat pemerintahan netral dan terencana.
7. Nigeria, dari Lagos ke AbujaPada 1991, Nigeria memindahkan ibu kota dari Lagos ke Abuja yang terletak di wilayah tengah negara. Langkah ini diambil untuk mengurangi kemacetan, ketegangan etnis, dan masalah infrastruktur di Lagos. Abuja, yang dirancang sebagai kota modern dan netral, kini menjadi pusat pemerintahan dan simbol persatuan Nigeria. (*)