Liverpool Pantau Morgan Rogers untuk Bursa Transfer Musim Depan

Jum'at, 05/09/2025 14:15 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Liverpool memang tidak mengajukan tawaran untuk penyerang Aston Villa, Morgan Rogers, pada bursa transfer musim panas lalu. Namun, laporan terbaru menyebutkan The Reds membuka peluang untuk membidiknya di masa depan.

Musim panas ini, Liverpool tercatat sebagai klub dengan belanja terbesar di Eropa, total pengeluaran mereka mencapai lebih dari £400 juta.

Dari jumlah tersebut, rekrutan termahal adalah Alexander Isak yang ditebus £125 juta, sekaligus menjadikannya transfer paling mahal dalam sejarah Premier League, melampaui pembelian Florian Wirtz senilai £116 juta dari Bayer Leverkusen.

Meski skuad Jurgen Klopp sudah diperkuat banyak wajah baru, nama Morgan Rogers tetap muncul dalam daftar pantauan.

Dilansir dari Daily Mail pada Jumat (5/9), Liverpool memang belum melakukan langkah konkret, tetapi akan terus memantau perkembangan pemain berusia 23 tahun itu hingga musim depan.

Rogers dikenal fleksibel karena bisa beroperasi di sisi kiri serangan maupun sebagai gelandang serang. Kemampuan terbaiknya adalah menggiring bola langsung ke area sepertiga akhir lawan. Musim lalu di Premier League, ia mencatat 68 kali carry ke final third, lebih banyak dari penyerang mana pun di Liverpool. Sebagai perbandingan, Mohamed Salah hanya mencatat 59 carry, terbanyak di antara lini depan The Reds.

Dari sisi kontribusi, Rogers mencetak delapan gol dan memberikan 10 assist di liga musim 2024/25. Catatan itu jauh lebih baik dibandingkan empat musim sebelumnya di divisi bawah, di mana ia tak pernah mencatat lebih dari delapan kontribusi gol dalam semusim.

Dengan usianya yang baru menginjak 23 tahun pada Juli lalu, tidak menutup kemungkinan Rogers akan terus berkembang dan menjadi target serius Liverpool di bursa transfer mendatang.

TERKINI
MUI Ingatkan Potensi Percaloan di Balik Wacana War Tiket Haji Kenaikan Tarif Pesawat Jangan Sampai Membebani Masyarakat DPR Minta UI Utamakan Perlindungan Korban dalam Dugaan Pelecehan Seksual Trump Sebut Perang dengan Iran akan Segera Berakhir