Sabtu, 30/08/2025 16:19 WIB
JAKARTA, Jurnas.com – . Pencapaian Annualized Premium Equivalent (APE) BRI Life sepanjang Semester I 2025, mencapai nilai Rp2,0 triliun, tumbuh 29,3% dari tahun sebelumnya.
Angka ini dinilai mencerminkan keberhasilan strategi bisnis yang terintegrasi, didukung oleh sinergi kuat dengan BRI dan FWD.
Fokus utama pertumbuhan BRI Life berasal dari lini bancassurance, yang menyumbang 63,2% dari total APE. Namun, yang lebih menarik adalah ledakan pertumbuhan di segmen korporasi, yang meroket hingga 216,6% (YoY).
“Kenaikan ini didorong oleh produk asuransi kesehatan yang tumbuh fantastis sebesar 402,4% setelah BRI Life mengambil alih pengelolaan layanan TPA (Third Party Administrator) secara mandiri,” kata Direktur Utama BRI Life Aris Hartanto melalui keterangannya, Sabtu (30/8/2025).
Konsumsi Garam Berlebih Diduga Percepat Penurunan Daya Ingat pada Pria
Program Revitalisasi Kemendikdasmen Beri Dampak Nyata di Magelang
Meski IHSG Menguat, Lima Saham Ini Terkoreksi
Selain pertumbuhan bisnis, BRI Life juga menunjukan kinerja keuangan yang solid. Perusahaan berhasil mencatatkan laba Rp419,2 miliar, naik 32,0%, serta menjaga rasio klaim tetap optimal—bahkan lebih rendah dari rata-rata industri.
Dengan Risk Based Capital (RBC) 579,6%, BRI Life tidak hanya tumbuh, tetapi juga menunjukkan stabilitas dan kesehatan finansial yang luar biasa.
Untuk mempertahankan momentum ini, BRI Life telah meluncurkan produk ARUNIKA yang inovatif, sebuah langkah strategis untuk memperluas penetrasi di segmen ritel.
“Keberhasilan ini bukti nyata dari komitmen BRI Life dalam memberikan perlindungan terbaik selaras dengan kebutuhan nasabah serta memberi nilai tambah bagi nasabah melalui inovasi dan kolaborasi,” pungkas Aris.
Keyword : BRI LifeAPESemester I