Jum'at, 29/08/2025 19:20 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Kawasan DKI Jakarta dilanda hujan deras sejak Jumat (29/8) malam. Namun, fenomena alam ini tidak menyurutkan para demonstran menghentikan aksinya di depan kantor Mako Brimob, Kwitang, Jakarta Pusat.
Menurut pantauan Jurnas.com, lemparan batu dan kembang api dari massa aksi yang terdiri dari mahasiswa, pengemudi ojek online, dan warga ke dalam Mako Brimob terus berlanjut.
Pasukan Brimob lalu membalas serangan ini dengan gas air mata ke segala penjuru, yang menyebabkan massa lari berhamburan. Aksi terus berlanjut meski kawasan Kwitang dilanda hujan lebat.
Berdasarkan informasi yang beredar, sekitar 20-an warga menjadi korban gas air mata polisi dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangukusumo (RSCM). Ambulan juga tampak sibuk menjemput korban.
Protes Pelarangan Aksi Palestina, Ribuan Orang Diperkirakan Turun ke London
Ojol Bakal Geruduk Istana hingga DPR, Desak Pencopotan Menhub Dudi
DPR Tunggu Keputusan Pemerintah Bentuk Tim Independen Unjuk Rasa Agustus
Diketahui, demo mahasiswa di depan Gedung DPR RI pada Kamis (28/8) malam berakhir ricuh. Massa mengamuk pasca kendaraan taktis (rantis) Brimob menggilas seorang pengemudi ojol hingga tewas.
Hal ini memancing amarah dari komunitas ojol dan warga, hingga mendatangi dan mengepung gedung Mako Brimob Jakarta Pusat sejak Kamis malam, dan bertahan hingga detik ini.