Tradisi Sambut Maulid Nabi Muhammad SAW di Berbagai Negera

Rabu, 27/08/2025 19:10 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Maulid Nabi Muhammad SAW, yang diperingati setiap 12 Rabiul Awal, menjadi salah satu momen bersejarah dan penuh makna bagi umat Islam di seluruh dunia.

Tradisi peringatan hari kelahiran Rasulullah ini beragam di setiap negara, namun tujuannya tetap serupa, yaitu mengenang kehadiran Nabi sebagai rahmatan lil ‘alamin sekaligus meneladani akhlak mulianya.

Untuk tahun 2025, Maulid Nabi di Indonesia akan jatuh pada hari Jumat, 5 September. Di berbagai belahan dunia, umat Islam juga memiliki tradisi khas masing-masing dalam menyambut hari agung ini. 

Merangkum dari berbagai sumber, berikut ini tradisi Maulid Nabi di berbagai belahan dunia:

1. Indonesia

Tradisi peringatan Maulid di Indonesia berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan keagamaan dan budaya. Di Yogyakarta dan Surakarta, terdapat Grebeg Maulid berupa kirab dan pembagian gunungan hasil bumi dari Keraton.

Di daerah pesisir, tradisi Ngunjung dan Muludan juga populer, sementara di beberapa kota digelar pawai obor dan pembacaan kitab Barzanji atau Simthud Durar.

2. Mesir

Mesir menjadi salah satu negara yang merayakan Maulid dengan penuh kemeriahan. Warga setempat biasa membuat makanan khas bernama Halawet al-Maulid, berupa permen dan kue manis yang dibagikan kepada anak-anak.

Selain itu, banyak masjid dan majelis menggelar ceramah, zikir, serta doa bersama.

3. Turki

Di Turki, Maulid dikenal dengan istilah Mevlid Kandili. Tradisi utamanya adalah membaca karya klasik “Mevlid” karangan Süleyman Çelebi, seorang ulama abad ke-15. Bacaan puisi keagamaan ini dilantunkan di masjid-masjid, diiringi doa dan salawat.

4. Pakistan

Di Pakistan, Maulid disebut Eid Milad-un-Nabi dan menjadi hari libur nasional. Kota-kota besar dipenuhi dekorasi lampu berwarna hijau, bendera, serta spanduk berisi selawat. Pawai besar juga digelar, diikuti ceramah dan pembagian makanan untuk fakir miskin.

5. Arab Saudi

Meski peringatan Maulid di Arab Saudi tidak dirayakan semeriah di negara lain karena faktor pandangan keagamaan, umat Muslim tetap memperingatinya dengan majelis selawat, pengajian sirah Nabi, dan doa bersama di beberapa komunitas. Di Mekah dan Madinah, banyak jamaah dari berbagai negara berkumpul untuk berziarah dan membaca selawat.

6. Maroko

Di Maroko, Maulid Nabi dirayakan dengan sangat khidmat. Pemerintah bahkan menggelar acara resmi di istana kerajaan yang dihadiri para ulama. Masyarakat umum biasanya mengadakan perayaan dengan zikir, doa, serta menyalakan lentera sebagai simbol cahaya kelahiran Nabi.

TERKINI
Lima Air Rebusan yang Ampuh Hancurkan Lemak Perut Ini Hobi yang Sangat Dilarang dalam Agama Islam, Apa Saja? Tiga Gunung Paling Angker di Jawa, Tidak Cocok untuk Anda yang Penakut Drone Ukraina Hantam Tiga Kapal Perang Rusia di Krime