Senin, 25/08/2025 20:23 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Massa demo di sekitar Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat pada Senin (25/8/2025) telah membubarkan diri usai diguyur hujan deras dan desakan aparat kepolisian. Tembok gerbang belakang DPR yang sempat dipenuhi coretan bernada aspirasi pun mulai dihapus.
Coretan para pengunjuk rasa yang sebelumnya memenuhi tembok berwarna putih di Gerbang Pancasila itu tampak ditimpahi cat berwarna putih.
Sebelum dihapus, nampak pada tembok tersebut luapan kekesalan para pengunjuk rasa kepada anggota DPR yang dituangkan dalam coretan di tembok dan pagar Gerbang Pancasila itu.
Perjuangkan Isu Pelayanan Publik, Politisi Demokrat Raih Penghargaan
Setjen DPR: Digitalisasi Kunci Pengembangan Koperasi Pegawai DPR RI
Warga Greenland Demo, Tolak Pembukaan Konsulat AS
Salah satu coretan di dinding gerbang belakang DPR yang dihapus itu ialah "Rakyat menderita, pejabat joget-joget."
Tulisan lainnya yang langsung dihapus ialah "Bubarkan DPR."
Diketahui aksi unjuk rasa itu berlansung sejak siang hari hingga petang. Di antar tuntuan yang dilayangkan ialah pembatalan kenaikan tunjangan DPR serta mengkritisi sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.
Sebelumnya, massa yang terdiri dari masyarakat, mahasiswa dan pelajar yang sebagiannya nampak memakai seragam itu sempat dipukul mundur aparat kepolisian.
Polisi yang melengkapi diri dengan tameng berjalan kaki mendesak demonstran agar membubarkan diri. Hujan deras juga turut membuat demonstran membubarkan diri.
Demo sempat berlangsung ricuh, hingga kepolisian menembakkan gas air mata ke arah demonstran. Kemarahan massa demonstran tersulut karena polisi tak memberikan akses menuju gerbang DPR RI, hingga mereka melempari polisi dengan benda yang ada di sekitar mereka.
Keyword : DemoDPR RICoretanUnjuk Rasa