Senin, 25/08/2025 20:30 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Dunia sepak bola baru-baru ini dikejutkan dengan debut seorang pemain yang memecahkan rekor sebagai pesepak bola tertinggi dalam sejarah, yaitu Pavel Podkolzin.
Dengan tinggi menjulang 226 cm, Pavel Podkolzin yang merupakan mantan pemain basket NBA, kini banting setir mencoba peruntungan di lapangan hijau.
Pavel Podkolzin secara resmi menjalani debut sepak bola bersama Amal Moscow di ajang Piala Rusia. Kehadirannya segera menarik perhatian, mengingat posturnya yang sangat dominan. Wasit, pemain lawan, bahkan kiper lawan pun terlihat hanya setinggi dadanya saja, membuat semua orang di lapangan terlihat mungil di sampingnya.
Meskipun memiliki tinggi yang menguntungkan di beberapa aspek, dikutip dari beberapa sumber, menyebutkan bahwa terlalu tinggi kadang juga bisa menjadi tantangan. Di basket, ia bisa mendominasi area penalti, namun di sepak bola, tingginya belum tentu bisa membuatnya menguasai area penalti dengan cara yang sama.
Tembus Final Piala Dunia 2026, Intip Nilai Skuad Timnas Spanyol
10 Negara dengan Skuad Termahal di Piala Dunia 2026
Skenario Taktik Timnas Inggris untuk Meredam Lionel Messi
Pada laga debut, tepatnya ke menit ke-16, ia nyaris mencetak gol dari skema sepak pojok. Namun, alih-alih melompat, ia hanya menengok saja saat bola datang, dan sayang sekali, bola hanya membentur mistar gawang.
Ia mendapatkan peluang lain dari sebuah cutback yang seharusnya tinggal tap-in, namun ia gagal menuntaskan peluang tersebut.
Debut Pavel Podkolzin ini menandai babak baru dalam karier olahraga yang unik, sekaligus menyoroti bagaimana atribut fisik yang ekstrem bisa memengaruhi adaptasi seorang atlet dari satu cabang olahraga ke cabang olahraga lainnya.