Minggu, 27/10/2024 14:01 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid, menanggapi video viral berisi kampanye Calon Bupati Mesuji, Elfianah, yang menjanjikan pemilihnya masuk surga jika mencoblos nomor urut 2.
Menurut Zainut, kampanye semacam itu masuk dalam kategori mengeksploitasi agama untuk kepentingan politik. Sedangkan masalah surga dan negara merupakan hak prerpgratif Tuhan.
"Menurut saya kampanye seperti itu sangat berlebihan dan melampau batas kepatutan," kata Zainut kepada Jurnas.com pada Minggu (27/10).
Oleh karena itu, MUI mendorong agar semua kontestan Pilkada menghindari kampanye semacam ini. Sebagai calon pemimpin dengan keragaman etnis, agama, dan budaya, hendaknya paslon menjunjung tinggi nilai-nilai keberagaman dan persatuan.
MUI Soroti Agresi AS dan Israel, Desak PBB Tegakkan Keadilan Global
MUI Respons Kesepakatan Produk AS Masuk RI Tak Perlu Sertifikasi Halal
Waketum MUI: Penggunaan Toa Masjid untuk Bangunkan Sahur Seperlunya Saja
"Kami meminta kepada seluruh kontestan pilkada baik calon gubernur maupun calon bupati/walikota untuk melakukan kampanye dengan narasi yang mendidik, mencerdaskan dan menjauhkan diri dari kampanye hitam, saling menjelekkan, memfitnah dan politisasi Sara," ujar Zainut.
Diketahui, dalam potongan video yang viral di media sosial, Elfianah menjanjikan kepada para pemilihnya akan masuk surga jika mencoblos nomor urut 2.
Sebab, dirinya mengusung program menyantuni anak yatim yang menurut kepercayaan Islam akan menjadi nilai kebaikan dan syafat dari Rasulullah SAW.