Otoritas Lebanon Kini Melarang Pager dan Walkie-talkie dalam Penerbangan

Sabtu, 21/09/2024 05:05 WIB

BEIRUT - Otoritas Lebanon pada hari Kamis melarang walkie-talkie dan pager dibawa dalam penerbangan dari bandara Beirut, National News Agency melaporkan. Larangan itu dilakukan setelah ribuan perangkat tersebut meledak selama serangan mematikan terhadap Hizbullah minggu ini.

Direktorat penerbangan sipil Lebanon meminta maskapai penerbangan yang beroperasi dari Beirut untuk memberi tahu penumpang bahwa walkie-talkie dan pager dilarang sampai pemberitahuan lebih lanjut. Perangkat semacam itu juga dilarang dikirim melalui udara, kantor berita pemerintah Lebanon melaporkan.

Setidaknya 37 orang tewas dan lebih dari 3.000 orang terluka ketika pager dan walkie-talkie yang digunakan oleh anggota Hizbullah meledak dalam dua gelombang serangan pada hari Selasa dan Rabu.

Lebanon dan Hizbullah, kelompok bersenjata lengkap yang didukung oleh Iran, mengatakan Israel melakukan serangan itu.

Israel belum mengaku bertanggung jawab.

Tentara Lebanon mengatakan pada hari Kamis bahwa mereka meledakkan pager dan perangkat telekomunikasi yang mencurigakan dalam ledakan terkendali di berbagai daerah. Mereka meminta warga untuk melaporkan perangkat yang mencurigakan.

Hizbullah dan Israel telah saling tembak di perbatasan Lebanon-Israel selama hampir setahun, dalam konflik yang dipicu oleh perang Gaza.

TERKINI
18 Ucapan Hari Lahir MPR RI 2026, Cocok untuk Postingan Medsos 10 Ucapan Hari Konstitusi 2026 yang Penuh Makna Mengenal Tugas dan Wewenang MPR RI Pasca-Amandemen UUD 1945 Hari Penelitian Kanker Payudara Sedunia 18 Agustus, Ini Sejarahnya