Selasa, 27/08/2024 22:25 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Wasekjen DPP PDIP bidang Komunikasi, Adian Napitupulu menegaskan bahwa pembatalan pengesahan RUU Pilkada oleh Badan Legislasi (Baleg) DPR RI karena adanya desakan dari mahasiswa di berbagai daerah Indonesia merupakan bukti bahwa keberuntungan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) telah selesai.
Hal itu diutarakan Adian dalam sebuah diskusi yang ditayangkan di salah satu TV Nasional, Selasa (21/8).
“Gerakan mahasiswa kemarin menjadi bukti bahwa keberuntungan Jokowi telah selesai,” tegas dia.
Anggota DPR Pertanyakan Anggaran 83.980 Posbankum Desa/Kelurahan
KPK Dapat Tambahan Rp774,31 Miliar, Anggaran 2027 Jadi Rp2,22 Triliun
Komisi III Setujui dan Perjuangkan Tambahan Anggaran Polri Rp44,9 T
Jokowi, dilanjutkan pentolan Forum Kota (Forkot) ini digagalkan untuk mendukung pencalonan anak bungsunya di Pilkada Jawa Tengah bukan oleh parlemen dan para pelaku politik di tanah air.
“Dia gagal bukan oleh parlemen. Dia gagal bukan karena politisi, tapi oleh anak-anak tak terduga ini (mahasiswa),” terang Adian.
“Anak-anak tak terduga ini yang membuat rencana itu berantakan,” imbuhnya.
Imbas gerakan penolakan yang dilakukan mahasiswa ini, dilanjutkan Adian, Baleg juga harus segera merubah PKPU.
“Mereka terpaksa harus merubah PKPU lagi. Tunduk mereka. Mereka tunduk tidak pada kekuatan yang luar biasa. Anak-anak lucu ini, imut-imut tidak menakutkan, gak menyeramkan. Modal mereka bukan senjata dan panser. Modal mereka hanya kata-kata dan tulisan,” tandasnya.