Megawati: Pelaku TSM itu Pengecut

Senin, 26/08/2024 16:02 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengingatkan kepada pemimpin yang tidak patuh dan taat kepada konstitusi yang berlaku di tanah air adalah pengecut. Apalagi, pemimpin yang mencoba melakukan kecurangan secara terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).

Megawati menegaskan, betapa bahayanya jika pemimpin tidak taat kepada sistem hukum yang melupakan etika dan moral serta keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Perenungan ini kontemplasi atas berbagai persoalan bangsa akhir ini menyimpulkan, betapa sangat sangat sangat sangat berbahayanya sistem hukum yang melupakan etika dan moral terutama hati nurani apalagi kalau sampai pimpinan negara itu lupa diri," kata Megawati, dalam sambutan saat pengumuman calon kepala daerah dan wakil kepala daerah gelombang ketiga, di kantor DPP PDIP, Jakarta, Senin (26/8).

"Sekiranya seluruh pemimpin menempatkan sifat kenegarawanan berbagai krisis konstitusional dan kecurangan TSM itu, terstruktur, sistematis, masif tidak perlu terjadi," tegas putri Soekarno itu.

Megawati menegaskan, pihak yang mencoba untuk melakukan kejahatan secara TSM adalah pengecut yang tidak memiliki keberanian. Sebab, bangsa Indonesia telah merdeka untuk menyampaikan pendapat serta bebas menentukan pilihan.

"Saya suka mikir deh orang yang tega melakukan TSM itu orang pengecut, tidak punya karakter. Kok bangsanya sendiri dibegitukan, saya tidak terima, karena saya kan orang yang merdeka," tegas Megawati.

"Karena bapak saya mengatakan kalau kita merdeka maka bangsa kita adalah orang yang merdeka dan saya orang yang merdeka. Jangan coba-coba mencari dan menjadikan saya target, saya lawan, enak saja," kata Megawati kembali menegaskan.

TERKINI
Berbagai Persiapan Hadapi Kehidupan Setelah Kematian Menurut Islam Berbagai Dosa Kecil yang Bikin Rezeki Seret Sejarah dan Makna di Balik Peringatan Hari Lompat Sedunia Setiap 20 Juli Alasan Mengapa Hari Bulan Sedunia Diperingati Setiap 20 Juli