Rabu, 21/08/2024 10:40 WIB
Paris, Jurnas.com - Paris Saint-Germain (PSG) terancam gugur di Liga Champions UEFA (UCL) sebelum kompetisi dimulai, akibat perselisihan gaji dengan Kylian Mbappe yang belum dibayarkan. Total gaji yang ditahan mencapai 55 juta euro.
Mbappe meninggalkan Parc des Princes ketika kontraknya berakhir. Dia bergabung dengan Real Madrid dengan status bebas transfer, meski klub lamanya masih menyisakan tanggung jawab yang belum dibayarkan.
Menurut laporan Goal pada Selasa (20/8) kemarin, Mbappe berhak atas pembayaran terakhir bonus penandatanganan sebesar 36 juta euro, gaji tiga bulan terakhir, dan bonus etika untuk periode April-Juni 2024.
Sementara itu, Le Monde melaporkan bahwa pengacara Mbappe telah merujuk kasus ini ke komite hukum Ligue de Football Professionnel (LFP), Federasi Sepak Bola Prancis (FFF), dan UEFA.
Masa Depan Barcola Masih Buram, Arsenal dan Liverpool Bersiap
Prancis ke 16 besar Usai Bekuk Swedia
Mbappe: Messi dan Ronaldo Pemain Terbaik di Piala Dunia 2026
Jika terbukti, maka komite hukum LFP memiliki kewenangan untuk menjatuhkan larangan transfer pada PSG hingga situasi tersebut terselesaikan. Dengan Mbappe melibatkan UEFA, maka keikutsertaan PSG di UCL juga terancam.
Diketahui, drawing Liga Champions akan berlangsung di Monte Carlo pada 29 dan 30 Agustus mendatang. Mulai ini, UCL akan menggunakan yang berbeda dari format yang digunakan pada tahun-tahun sebelumnya.
Keyword : Paris Saint-Germain PSG Kylian Mbappe