Rabu, 14/08/2024 22:15 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Anwar Sanusi mengatakan, dalam rangka melaksanakan tugas dan fungsinya, pejabat fungsional Pengantar Kerja harus memiliki pengetahuan dan kemampuan yang sesuai dengan era digital.
“Kemampuan softskill melalui pelatihan bertujuan agar dapat memberikan pelayanan penempatan tenaga kerja yang optimal kepada masyarakat,” ucap Sekjen Anwar Sanusi ketika menjadi pembicara pada kegiatan Pengembangan Keterampilan Softskill dan Digital Skill untuk Pengantar Kerja yang Efektif dan Inovatif, di Jakarta, Rabu (14/8/2024).
Sekjen Anwar menyebut, pejabat fungsional Pengantar Kerja harus menyesuaikan cara pandang dan berfikir agar mampu memenangkan segala kompetisi yang ada di pasar global.
Cara pandang ini lanjut Sekjen diperlukan untuk menghadapi dinamika perubahan yang sangat cepat akibat perkembangan teknologi serta menekan angka pengangguran.
Digitalisasi Pembelajaran Jangkau 3.334 Satuan Pendidikan di Tulang Bawang
Kuartal I, Penerimaan Sektor Digital Capai Rp4,48 Triliun
Menkomdigi Dorong Lulusan Perguruan Tinggi Jadi Penjaga Ruang Digital
Anwar mengharapkan pengantar kerja yang merupakan ujung tombak penempatan kerja, mempunyai peran penting dalam menyukseskan sembilan lompatan besar Kemnaker. “Di pundak Pengantar Kerja inilah, sembilan lompatan kerja kami pertaruhkan," ujarnya.
Keyword : Kemnaker Anwar Sanusi Pengantar Kerja Digital