Selasa, 30/07/2024 07:35 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan, Benua Afrika akan menjadi pasar baterai kendaraan listrik atau electrical vehicle/EV yang diproduksi dalam negeri.
Luhut menjelaskan populasi di Afrika akan berlipat ganda pada 2045, sehingga akan menjadi pasar yang besar.
"Jadi ini adalah pasar yang besar juga untuk ini. Jadi mari kita bekerja sama dan saya percaya dengan kolaborasi, kita dapat menyelesaikan banyak masalah," jelas Luhut ketika ditemui di Jakarta, Senin (29/7/2024).
Luhut bilang, untuk menyukseskan hal tersebut dirinya juga sempet berkunjung ke Afrika. Katanya, komunikasi dan rencana kolaborasi itupun disambut baik oleh Afrika.
Bagaimana Hukum Vasektomi dalam Islam?
Kemenhut Investigasi Temuan Harimau Sumatera Mati di Mukomuko
PBB Desak Pembebasan Tahanan dalam Konflik Myanmar
"Mereka melihat Indonesia sebagai negara yang dapat membantu Afrika dalam kendaraan listrik," terangnya.
Menurutnya komunikasi ini akan ditindaklanjuti dalam dua bulan lagi, melalui forum yang akan diselenggarakan pada 2 hingga 3 September mendatang atau pada saat forum Asia-Afrika, yakni High Level Forum Multistakeholder Partnership dan Indonesia-Africa Forum, di Nusa Dua, Provinsi Bali.
Keyword : Afrika Baterai Kendaraan Listrik Luhut Panjaitan