Nasib Setya Novanto Ajang Taruhan

Senin, 08/05/2017 12:47 WIB

Jakarta - Nasib Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (Setnov) jadi ajang taruhan terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus korupsi e-KTP.

Politikus muda Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia mengatakan, dugaan keterlibatan Setnov dalam kasus korupsi yang merugikan keuangan negara senilai Rp 2,3 triliun itu menjadi ajang taruhan.

"Bahkan ada yang taruhan, Novanto bisa (tersangka) atau tidak, ini benar terjadi," kata Doli, Jakarta, Senin (8/5).

Untuk itu, Doli meminta, agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersikap tegas dan tak perlu ragu dalam mengungkap kasus korupsi e-KTP tersebut.

Sebab, lanjut Doli, dugaan keterlibatan Setnov kerap disebut, baik dalam surat dakwaan maupun dalam kesaksian di Pengadilan Tipikor.

"KPK jangan main-main, kalau memang tidak terlibat, lebih baik dari awal jangan disebut nama," tegasnya.

Diketahui, Setnov yang juga sebagai Ketua DPR disebut terlibat dalam surat dakwaan kasus korupsi e-KTP. Selain itu, nama Setnov juga disebut-sebut dalam setiap persidangan.

Bahkan, Setnov telah dicegah untuk bepergian ke luar negeri oleh KPK selama enam bulan. Pencegahan itu dalam rangka penyelidikan kasus korupsi e-KTP.

TERKINI
Filep: Perlu Audit Participating Interest 10% SKK Migas dan BP Tangguh Anggota DPR Pertanyakan Anggaran 83.980 Posbankum Desa/Kelurahan Taliban Buka Pintu Investasi untuk AS di Sektor Tambang KPK Dapat Tambahan Rp774,31 Miliar, Anggaran 2027 Jadi Rp2,22 Triliun