Sabtu, 06/07/2024 13:12 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menegaskan perlunya penyelamatan terhadap bisnis PT Indofarma Tbk (INAF).
Untuk itu, Pemerintah sebagai pemegang saham pengendali telah menyiapkan sejumlah langkah penyelamatan.
Menteri BUMN, Erick Thohir, mengatakan anggota Holding BUMN Farmasi itu harus dikelola secara profesional.
Erick Thohir pun memastikan, bakal menindak tegas oknum-oknum tertentu yang terlibat kasus fraud atau korupsi di internal perusahaan.
Berjuang Cari Keadilan, Istri Mantan Dirut PT Indofarma Mengadu ke DPR
Erick Thohir: Kekalahan dari Bulgaria Jadi Pelajaran untuk Timnas Indonesia
Guru Besar Fakultas Hukum UII Soroti Kasus Hukum Eks Bos Indofarma
"Bagaimana Indofarma-nya sendiri harus kita kelola dengan baik, ya kita harus melakukan penyelamatan,” ujar Erick.
Erick mengaku punya strategi untuk menyelamatkan anak usaha PT Bio Farma (Persero) ini. Namun, soal ini belum mau merinci lebih jauh.
"Banyak strategi yang bisa kita lakukan. termasuk utang vendor dan macam-macamnya tentu kita harus selesaikan,” kata dia.
BUMN farmasi itu tidak hanya mengalami kesulitan keuangan hingga tidak sanggup bayar gaji karyawan, tetapi juga sampai terjerat pinjaman online (pinjol).
Permasalahan pinjol yang menjerat Indofarma terungkap dalam rapat bersama dengan Komisi VI DPR.