Universitas Terbuka Raih Predikat Akreditasi A dari BAN-PT

Jum'at, 05/07/2024 14:35 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Universitas Terbuka (UT) memperoleh predikat akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi (BAN-PT), per 2 Juli 2024 lalu, setelah melalui serangkaian proses asesmen yang dilakukan selama enam bulan terakhir.

Rektor Universitas Terbuka, Prof. Ojat Darojat, mengatakan akreditasi A ini merupakan komitmen UT tidak hanya fokus pada kuantitas semata, melainkan tetap menjamin kualitas pendidikan yang sesuai dengan standar yang telah ditentukan.

"Tentunya untuk mencapai hasil ini bukanlah hal yang mudah untuk UT, terdapat banyak aspek yang harus UT maksimalkan agar dapat mencapai hasil tersebut," kata Prof. Ojat dalam siaran pers pada Kamis (4/7).

Bentuk kongkret peningkatan kualitas UT, lanjut Prof. Ojat, dapat dilihat dari banyaknya layanan pendidikan UT yang mengalami peningkatan mulai dari registrasi, LPKBJJ, tutorial, hingga ujian. Begitu juga dengan aspek penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan bertambahnya publikasi dosen, baik secara kuantitas maupun kualitas.

"Meningkatnya akreditasi UT menjadi A ini menjadi bukti nyata bahwa UT secara konsisten menjamin mutu pendidikan tingginya mengingat penjaminan mutu bagi perguruan tinggi adalah kewajiban yang diatur melalui sejumlah regulasi pemerintah," ujar Prof. Ojat.

Prof. Ojat menambahkan, dengan peringkat akreditasi saat ini, dia berharap UT menjadi semakin terdepan dan terpercaya dalam penyelenggaraan perguruan tinggi jarak jauh (PTJJ), dan konsisten dalam memperluas jangkauannya kepada masyarakat, mewujudkan perguruan tinggi berkelas dunia, dan memberikan kemaslahatan bagi masyarakat luas.

"UT akan bergerak menuju apa yang menjadi balikan dari para asesor BAN PT saat asesmen lapangan. Insya Allah ke depannya UT akan makin baik dan lebih membanggakan," kata Wakil Rektor UT Bidang Akademik, Dr. Mohamad Yunus.

TERKINI
Apa Itu Hipertensi? Ini Penyebab dan Gejalanya yang Perlu Diwaspadai Mengapa Hari Hipertensi Sedunia Diperingati Setiap 17 Mei? Ini Sejarahnya Mengenal Sosok Abdul Malik Fadjar, Pencetus Hari Buku Nasional di Indonesia Hari Buku Nasional 17 Mei, Ini Sejarah dan Alasan Diperingati Setiap Tahun