Kamis, 27/06/2024 21:22 WIB
Malang, Jurnas,com - Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor berkunjung dan menjadi pembicara pada sharing session bersama di Ruang Sidang Senat (RSS) Universitas Muhammadiyah Malang, Jawa Timur, Kamis (27/6/2024).
Pada kesempatan ini Wamenaker menyambut baik program Center of Excellence (CoE) yang diterapkan di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sejak tahun 2017.
“Program CoE itu sangat relevan dalam menyiapkan lulusan untuk langsung terjun di dunia usaha dan dunia industri (DUDI),” ucap Afriansyah Noor.
Selain program CoE, Wamenaker Afriansyah terkesan dengan Profesor Penggerak Pembangunan Masyarakat (P3M). Menurutnya program ini dapat menjadi aset untuk anak-anak muda dan lulusan yang akan bersaing di dunia kerja nantinya.
Lestari: Lulusan Pendidikan Tinggi Harus Mampu Penuhi Kebutuhan Pasar Kerja
Menkomdigi Dorong Lulusan Perguruan Tinggi Jadi Penjaga Ruang Digital
Ekspedisi Patriot 2026 Difokuskan ke Papua, Kementrans Libatkan 10 Kampus
“Program Profesor Penggerak Pembangunan juga bisa menjadi persiapan dalam menyambut Indonesia Emas 2045," ungkap Afriansyah.
Dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang optimal, ujar Afriansyah, mahasiswa harus diberikan fasilitas dan program yang baik agar siap bekerja bahkan mampu menjadi tenaga ahli di luar negeri.
“Kita sekarang memang kekurangan tenaga ahli yang ditawarkan ke luar negeri. Selama ini kebanyakan hanya pada bidang asisten rumah tangga,” imbuhnya.
Wamenaker berharap UMM bisa menjadi motor penggerak sekaligus percontohan sistem pendidikan yang ada di Indonesia.“Saya optimistis Indonesia akan semakin maju. Sudah saatnya pakar-pakar pendidikan ini yang memegang kebijakan,” pungkasnya.