Diisukan Jadi Ketua DPR, Aktivis 98: Ada yang Sengaja Merusak Nama Dasco

Kamis, 13/06/2024 17:12 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Ketua Umum (Ketum) PPJNA 98 (Perhimpunan Pergerakan Jejaring Nasional Aktivis 98) Anto Kusumayuda mendesak semua pihak untuk berpikir jernih terhadap opini yang menggiring Ketua Harian DPP Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad akan menjadi Ketua DPR menggantikan Puan Maharani.

Tagar #DascoKetuaDPR yang trending dan sempat menjadi nomor 1 di medsos X, Kamis (13/6) pagi, lanjut Anto, harus disikapi dengan akal sehat dan hati nurani yang bersih. Sebaliknya, jangan terbawa strategi politik yang tidak pantas.

"Marilah kita melakukan politik yang bersih dan santun. Jangan ada operasi-operasi yang sengaja merusak nama baik Dasco. Apapun yang dilakukan untuk merusak nama baik Dasco ini pasti ada maunya dan maksudnya," ujar Anto kepada wartawan.

Menurut mantan aktivis 98 ini, Dasco sudah ditunjuk oleh Bapak Prabowo Subianto selaku presiden terpiliih menjadi Ketua Tim Gugus Tugas Sinkronisasi untuk menyelaraskan RAPBN 2025 yang disusun pemerintahan saat ini dengan program kerja pemerintahan Prabowo-Gibran nanti.

"Sebagai Ketua Tim Gugus Tugas Sinkronisasi pemerintahan sekarang dengan pemerintahan Prabowo, tugas yang harus dikerjakan Dasco sudah banyak sekali. Dasco fokus disini. Jadi Wakil Ketua DPR F-Gerindra ini tidak punya waktu untuk memikirkan atau membuat setting perubahan Undang-Undang MD3 apalagi keinginan menjadi Ketua DPR," tegas Anto.

Sebelumnya Tagar #DascoKetuaDPR yang trending tersebut memicu spekulasin akan adanya revisi Undang-Undang MD3 yang mengatur tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD.

Menurut pengamat politik dari Universitas Al-Azhar, Ujang Komarudin dapat terjadi bila Undang-Undang MD3 direvisi.

"Pemilihan Ketua DPR melalui revisi MD3 bisa mengubah dinamika di parlemen. Koalisi Indonesia Maju (KIM) dengan mayoritasnya berpeluang besar untuk menentukan siapa yang akan memimpin DPR ke depannya," ujar Ujang.

"Dasco Ahmad merupakan tokoh yang berpengalaman, terutama sebagai Wakil Ketua DPR selama lima tahun terakhir. Posisinya tepat untuk mengisi jabatan Ketua DPR mengingat dominasi KIM di DPR periode 2024-2029," kata Ujang.

 

TERKINI
Sony Sonjaya Bakal Bongkar Dugaan Keterlibatan Tokoh Besar Dikasus MBG Wamenhaj Minta Layanan Kesehatan Jemaah RI Gelombang Kedua Ditingkatkan Konsumsi Sayuran Ini untuk Bantu Proses Pencernaan 7 hobi yang Disebut Bisa Memperpanjang Umur, Benarkah?