Statistik Ten Hag di MU, Terbaik Ketiga di Belakang Mourinho

Rabu, 12/06/2024 16:16 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Erik ten Hag bisa bernapas panjang di Old Trafford. Manchester United (MU) memutuskan tetap mempertahankan manajer asal Belanda itu musim depan dan siap memberinya kontrak baru.

Sempat tersiar rumor, pasca Sir Jim Ratcliffe membeli saham Setan Merah, dia akan mendepak Ten Hag, mengingat pencapaian MU musim lalu, yang hanya mampu finis di peringkat ke-8.

Beruntung, Setan Merah menjuarai Piala FA atas Manchester City di partai final, sehingga tim asuhan Ten Hag masih tetap berlaga di kompetisi Liga Europa, dan menggeser Chelsea ke Liga Konferensi Eropa.

Terlepas dari pencapaian yang belum optimal, secara statistik Ten Hag terbilang manajer terbaik ketiga MU di belakang Sir Alex Ferguson dan Jose Mourinho.

Ten Hag sukses mempersembahkan lebih dari satu gelar di dua musim pertamanya, yakni Piala Carabao pada musim 2022/2023, dan Piala FA pada musim 2023/2024.

Sementara itu Ferguson memenangkan 38 gelar selama 27 tahun di MU, dan Mourinho menyumbangkan tiga trofi, yakni Piala Carabao (2016/17), Community Shield (2016), dan Liga Europa (2016/2017).

Ten Hag lebih baik dari rekannya sesama manajer asal Belanda, Louis Van Gaal. Van Gaal dipecat pada 2016 silam setelah hanya mengantarkan MU memenangi Piala FA. Demikian pula David Moyes, didepak karena cuma menang Community Shield.

Dari catatan pertandingan, Ten Hag membukukan kebobolan 148 gol selama dua musim dengan rating kemenangan 1,30 per gim. Angka ini lebih tinggi dari beberapa manajer MU sebelumnya, yakni Ralf Rangnich (1,28), Ole Gunnar Solskjaer (1,07), Moyes (1,06), Mourinho (0,84), Van Gaal (0,95).

Sayangnya, di era Ten Hag, MU finis dengan catatan gol negatif untuk pertama kalinya sepanjang Liga Premier setelah kebobolan 58 gol semusim dan hanya mencetak 57 gol.

TERKINI
Alasan Salat Tahiyyatul Masjid Sangat Ditekankan Ini Zodiak yang Dikenal Paling Jago Menggoda, Siapakah Dia? Jadi Narsum Musrenbang NTB, Mendes PDT Ajak Warga Maksimalkan Potensi Desa Bukan Hadiah Mewah, 5 Gestur Sederhana Ini Jadi Kunci Hubungan Langgeng