Kemenkeu Gelontorkan Rp32,12 Triliun Bayar Gaji ke-13

Minggu, 09/06/2024 22:05 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemeneku) telah membayarkan gaji ASN/TNI/Polri, gaji ke-13 pensiunan, dan pembayaran gaji ke-13 mencapai Rp 32,13 triliun per 7 Juni 2024.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu, Deni Surjantoro mengatakan realisasi gaji ke-13 untuk ASN pemerintah pusat/TNI/Polri sebesar Rp 13,08 triliun untuk 1.904.047 pegawai/personel.

Nilai ini terbagi dalam pembayaran gaji ke-13 PNS sebesar Rp 6,47 triliun untuk 862.034 pegawai dan pembayaran gaji ke-13 P3K sebesar Rp 348 miliar untuk 87.334 pegawai.

Selain itu, pembayaran gaji ke-13 anggota Polri sebesar Rp 3,30 triliun untuk 472.277 personel/pegawai dan pembayaran gaji ke13 prajurit TNI sebesar Rp 2,95 triliun untuk 482.402 personel/pegawai.

"Secara keseluruhan jumlah satker yang sudah dibayarkan sebanyak 9.296 (81,32%) dari 11.432 satker. Jumlah kementerian/lembaga yang sudah mengajukan gaji ke-13 sebanyak 84 kementerian/lembaga (100%) dari 84 KL," ucap Deni.

Selanjutnya realisasi pembayaran gaji ke-13 pensiunan sebesar Rp 11,17 triliun (97,87%) untuk 3.465.619 pensiunan dari 3.565.422 pensiunan.

Angka ini terbagi dalam pembayaran melalui PT Taspen sebesar Rp 9,82 triliun (97,9%) untuk 2.990.019 pensiunan dari 3.079.962 pensiunan dan PT Asabri sebesar Rp 1,34 triliun (97,63%) untuk 475.600 pensiunan dari 485.460 pensiunan.

Untuk pembayaran gaji ke-13 yang sudah disalurkan melalui pemerintah daerah sebesar Rp 7,98 triliun. Jumlah pemerintah daerah yang sudah menyalurkan gaji ke-13 sebanyak 223 pemerintah daerah (41,14%) dari 542 pemerintah daerah dan jumlah pegawai pemerintah daerah yang sudah menerima gaji ke-13 sebanyak 1.529.763 pegawai.

TERKINI
Delegasi Dunia Kagumi Kearifan Lokal di Lapas Bangli dan Bapas Karangasem 10 Ucapan Hari Peringatan Konferensi Asia Afrika 2026 yang Penuh Makna 71 Tahun Konferensi Asia Afrika: Warisan Bandung di Tengah Dunia Bergejolak "Super-Venus", Planet Baru Enaiposha yang Bikin Ilmuwan Bingung