Petinggi Chelsea Khawatir Kena Sanksi Larangan Transfer

Sabtu, 30/03/2024 20:37 WIB

London, Jurnas.com - Sanksi larangan transfer kini membayangi para petinggi -decoration:none;color:red;">Chelsea. The Blues terancam gagal memenuhi aturan Profit dan Keberlanjutan -decoration:none;color:red;">Liga Inggris usai menggelontorkan 1 miliar pounds di bursa musim panas tahun lalu.

Petinggi -decoration:none;color:red;">Chelsea kini dikabarkan melakukan berbagai cara untuk menghasilkan dana besar sebelumnya 30 Juni 2024. Jika gagal, maka larangan transfer hingga penalti poin akan sangat mungkin terjadi.

Menurut laporan Football Insider yang dikutip Sports Mole pada Sabtu (30/3), pemilik -decoration:none;color:red;">Chelsea, Todd Boehlu sedang mempersiapkan rencana apabila sanksi tersebut dijatuhkan. Salah satunya dengan menerapkan pembatasan penambahan pemain.

Bagaimanapun, sanksi larangan transfer tidak akan menjadi sebuah bencana bagi The Blues. Pasalnya, -decoration:none;color:red;">Chelsea sudah memiliki 31 pemain di skuad tim utama, dan lebih dari selusin pemain yang sedang dipinjamkan dan kemungkinan besar bisa kembali untuk mengambil peran senior.

Jika mempertimbangkan semua hal, larangan transfer bisa menjadi berkah tersembunyi. Boehly dan Clearlake Capital dapat mengurangi pengeluaran mereka tanpa godaan untuk merekrut pemain lagi.

Di sisi lain, hasil klasemen -decoration:none;color:red;">Liga Inggris mungkin akan terpengaruh, namun dengan -decoration:none;color:red;">Chelsea yang telah memberikan serangkaian kontrak jangka panjang, mereka akan dipaksa untuk menunjukkan keyakinan pada pendekatan tersebut daripada terpengaruh oleh sanksi.

TERKINI
Transformasi Transmigrasi, Tim Ekspedisi Patriot Disiapkan Bangun Industri KPK Berpeluang Panggil Raja Juli Terkait Korupsi Pelepasan Lahan Kuansing Empat Klub Liga Premier Disanksi UEFA, Aston Villa Terberat Bupati Kuansing Terjerat Suap Jabatan dan Pelepasan Kawasan Hutan