Sabtu, 30/03/2024 15:19 WIB
Jakarta, Jurnas.com- Komisi VI DPR RI mengapresiasi kesiapan PT Pertamina sebagai perusahaan pelat merah yang bergerak di bidang energi dalam menghadapi mudik Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1445 H.
Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan jajaran direksi Pertamina, baru-baru ini Komisi VI memberikan beberapa catatan kepada Pertamina.
Salah satunya adalah meminta Pertamina untuk memastikan stok BBM dan LPG tetap aman dalam menghadapi lonjakan permintaan selama masa mudik Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1445 H.
Komisi XI dan Pemerintah Sepakat RUU P2SK Siap Dibawa ke Paripurna
Legislator PDIP: Program MBG Harus Direformasi Menyeluruh
Legislator PKB Optimistis Pariwisata Tetap Tumbuh Meski Rupiah Tertekan
“Terutama di jalur-jalur utama mudik," kata Wakil Ketua Komisi VI Sarmuji dalam keterangan resminya, Sabtu (30/3).
Lebih lanjut, Komisi VI juga meminta Pertamina untuk mempermudah masyarakat kelompok sasaran dalam mendapatkan BBM dan LPG bersubsidi. Selain itu, Pertamina juga diminta untuk meningkatkan fasilitas pengisian daya bagi pemudik yang menggunakan kendaraan listrik.
Dalam hal kontrol Pertamina terhadap SPBU yang ada, Komisi VI DPR RI mendesak Pertamina untuk melakukan kontrol secara lebih intensif terhadap tingkat akurasi peneraan dispenser di seluruh SPBU dan SPBE Pertamina.
"Serta memberikan sanksi pencabutan ijin operasional bagi SPBU dan SPBE yang terbukti melakukan tindakan ilegal dalam peneraan," lanjut Politisi Fraksi Partai Golkar ini.
Terakhir, Pertamina juga diminta untuk menjaga sistem kemitraan dengan pihak swasta dalam usaha pendistribusian BBM.