Selasa, 19/03/2024 19:20 WIB
Milan, Jurnas.com - Bek Napoli, Juan Jesus, menanggapi penyangkalan tindakan rasisme yang dilontarkan oleh pemain bertahan Inter Milan, Francesco Acerbi, yang terjadi ketika kedua tim bertemu di Serie A pada akhir pekan lalu.
Di penghujung pertandingan yang berakhir 1-1 di San Siro, Juan Jesus memberi tahu wasit bahwa Acerbi melontarkan pernyataan rasis kepadanya, sembari menunjuk ke arah lengan jersey bertuliskan `Jauhkan Rasisme`.
Namun, Acerbi membantah tudingan tersebut. Kepada media Italia, dia menegaskan tidak mengucapkan satu kalimat rasis pun kepada Juan Jesus.
"Saya telah bermain sepak bola selama 20 tahun dan saya tahu apa yang saya katakan. Banyak hal terjadi di lapangan, tetapi ketika wasit meniup peluitnya, Anda berjabat tangan, dan semuanya kembali seperti semula," kata Acerbi sebelumnya.
Rizki Faisal: Permintaan Maaf Tak Cukup Atasi Rasisme dan Ujaran Kebencian
Inggris Ancam Walk-Out jika Jadi Sasaran Rasisme di Serbia
Berdarah Pakistan, Zayn Malik Ungkap Dapat Perlakuan Rasis di One Direction
Terkait bantahan ini, Juan Jesus menuliskan tanggapannya di media sosial. Dia mengklaim bahwa pemain Italia itu menggunakan hinaan rasis `negro` dalam bahasa Italia.
"Bagi saya, masalah ini telah ditutup kemarin di lapangan dengan alasan Acerbi dan sejujurnya saya lebih suka untuk tidak kembali ke sesuatu yang begitu keji seperti apa yang harus saya derita," ungkap dia dikutip dari Goal pada Selasa (19/3).
"Namun hari ini saya membaca pernyataan dari Acerbi sangat bertentangan dengan kenyataan yang terjadi, dengan apa yang dia katakan kemarin di lapangan dan dengan bukti yang ditunjukkan juga melalui rekaman dan bibir yang jelas di mana dia meminta maaf," tambah dia.
Acerbi tidak mendapat kartu kuning atau merah oleh wasit pada pertandingan Serie A hari Minggu, namun masih bisa menghadapi hukuman retrospektif jika Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) membuka penyelidikan resmi.
Keyword : Francesco Acerbi Juan Jesus Rasisme