Rabu, 26/04/2017 18:22 WIB
Jakarta - PT Dirgantara Indonesia (DI) dinilai belum dapat disebut sebagai industri pertahanan. Sebab, PT DI belum dapat memproduksi pesawat buatan sendiri.
Demikian disampaikan Pengamat Militer Connie Rahakundini Bakrie, dalam sebuah diskusi bertajuk "Penguatan Alutsista Melalui Transfer Teknologi", di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (26/4).
Militer Israel Masih Bercokol, Ketua Parlemen Lebanon Beri Ultimatum
Australia-Jepang Teken Kesepakatan Kapal Perang Senilai Rp119 Triliun
Hizbullah Beri Lima Syarat Gencatan Senjata dengan Israel