PT Dirgantara Indonesia Dituding Makelar Pesawat

Rabu, 26/04/2017 18:22 WIB

Jakarta - PT Dirgantara Indonesia (DI) dinilai belum dapat disebut sebagai industri pertahanan. Sebab, PT DI belum dapat memproduksi pesawat buatan sendiri.

Demikian disampaikan Pengamat Militer Connie Rahakundini Bakrie, dalam sebuah diskusi bertajuk "Penguatan Alutsista Melalui Transfer Teknologi", di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (26/4).

Menurutnya, PT DI lebih tepat disebut sebagai makelar atau broker perdagangan pesawat. Sebab, hingga saat ini PT DI belum mampu memproduksi pesawat.

"PT DI ini mesti jelas, dia ini broker atau industri pertahanan. Karena selama ini sudah terjadi kebohongan publik, coba Google saja pesawat cougar itu produk China bukan PT DI," kata Connie.

Connie meminta, agar PT DI lebih terbuka kepada publik bahwa pesawat yang selama ini diklaim hasil produksi ternyata hasil produk luar, dalam hal ini China.

"Jangan ada kebanggaan yang semu, yang membuat kita sesat. Kalau memang PT DI tidak mampu menjadi industri pertahanan, industri sipil saja dulu," tegasnya.

TERKINI
Berbagai Manfaat Lari Pagi untuk Kesehatan Ini Amalan agar Keinginan Ibadah Haji Cepat Terkabul Wafat saat Menunggu Antrean Haji, Apakah Tetap Dapat Pahala? 22 April 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini