Rabu, 26/04/2017 18:22 WIB
Jakarta - PT Dirgantara Indonesia (DI) dinilai belum dapat disebut sebagai industri pertahanan. Sebab, PT DI belum dapat memproduksi pesawat buatan sendiri.
Demikian disampaikan Pengamat Militer Connie Rahakundini Bakrie, dalam sebuah diskusi bertajuk "Penguatan Alutsista Melalui Transfer Teknologi", di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (26/4).
Kasus Rekayasa Perang, Eks Presiden Korsel Dibui 30 Tahun
Trump Usul Dana Pertahanan Fantastis untuk Modernisasi Militer AS
Bahrain Klaim Berhasil Cegat dan Hancurkan Gelombang Serangan Udara Iran