Tentara AS-Filipina Bentuk Latihan Gabungan

Senin, 24/04/2017 19:35 WIB

Manila – Sekitar 5.000 tentara Amerika Serikat dan Filipina akan berpartisipasi dalam latihan gabungan Balikatan yang akan digelar pada Mei 2017. Latihan ini diungkapkan sebagai jawaban atas penghinaan yang dilancarkan oleh Presiden Filipina Rodrigo Duterte terhadap tentara AS.

Balikatan merupakan simulasi sigap bencana, seperti penanggulangan badai Topan Haiyan di Filipina Tengah pada 2013, yang menyebabkan 6.300 orang tewas, dan 200.000 warga kehilangan tempat tinggal.

“Latihan ini didesain untuk menghadapi tantangan bencana yang kerap melanda Filipina,” kata Duta Besar AS Molly Koscina di Manila, Senin (24/4).

Sebelumnya, Duterte kembali menampakkan sikap kerasnya terhadap AS. Presiden yang terkenal dengan keputusan hukuman tembak matinya itu mengatakan tentara AS, di mana pun mereka berada, pasti akan menimbulkan keributan dan kerusuhan yang berujung konflik.

Dikutip dari Reuters, Duterte juga menegaskan tidak akan ikut campur perihal panasnya perebutan wilayah AS-Cina di Laut Tiongkok.

TERKINI
Terus Digempur, Beberapa Warga Gaza Terluka Akibat Serangan Drone Israel Stok Obat Habis, Sektor Kesehatan Palestina Berada di Ambang Kehancuran Tahun Ini, Alfamidi Bakal Bagikan Dividen Rp396 Miliar Lebih dari 9.500 Warga Palestina Dilaporkan Hilang Sejak 2023