Polisi dan Demontran Bentrok Usai Pemilihan Presiden Pertama

Senin, 24/04/2017 14:13 WIB

Paris - Bentrokan terjadi di Paris antara polisi dengan demonstran sayap kanan, sesaat setelah proyeksi awal Pemilihan presiden Prancis menunjukkan pemimpin sayap kanan,  Marine Le Pen berhasil mencapai putaran selanjutnya.

Dilansir AFP, ratusan pemuda yang berunjuk rasa di alun-alun Bastille yang merupakan tempat sejarah revolusi Prancis itu, polisi mengambil tindakan kepada demonstran yang melemparkan botol dan petasan. Dikabarkan, tiga orang ditangkap.

Seorang pemimpin demonstrasi menyeru publik melalui pengeras suara untuk melakukan unjuk rasa melawan Marine dan Macron. "Kami datang ke sini untuk memprotes pemilihan pantomim ini," kata seorang demonstran kepada AFP.

Sebuah "demonstrasi antifasis" lain juga terjadi pada Minggu malam di Kota Pesisir Nantes, barat Prancis menurut warta kantor berita AFP.Hasil proyeksi putaran pertama itu,  Le Pen akan mengikuti putaran kedua bersaing dengan kandidat presiden Emmanuel Macron, seorang sentris dan mantan bankir.

TERKINI
Kebiasaan Buruk yang Bisa Menyebabkan Paru-paru Basah Bolehkah Meminta Kematian Saat Ditimpa Ujian Berat? Ini Hukum Pamer Kekayaan atau Flexing dalam Islam Inilah Ciri-Ciri Mukmin Sejati Menjelang Kematian