Kamis, 15/02/2024 22:01 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Tim Pemenangan Nasional(TPN) Ganjar-Mahfud meminta pendukung dan masyarakat untuk terus mengawal proses rekapitulasi suara Pemilu 2024.
"Bagi seluruh pendukung dan publik, kami meminta untuk terus mengawal jalannya rekapitulasi suara dan menunggu hasil resmi. Jangan lupa, selain Pilpres, terjadi juga Pileg yang mana akan berpengaruh di dalam komposisi legislasi, monitoring, dan pengambilan kebijakan," kata Jubir TPN Ganjar-Mahfud, Aryo Seno Bagaskoro dalam siaran persnya, Kamis (15/2).
Menurut dia, peran serta masyarakat sangat vital dalam mencegah terjadinya kesalahan akibat faktor human error maupun jika upaya kecurangan pada jalannya proses penghitungan.
“TPN saat ini masih menunggu hasil penghitungan suara secara resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU),” katanya.
PTPN Group dan InJourney Akan Gelar Relawan Bakti BUMN 2026
Bangun Ekosistem Hilirisasi Ubi Kayu, PTPN Group Teken MoU dengan 11 Mitra
Hilirisasi PTPN Jadi Strategi Kurangi Ketergantungan Impor
Selain itu Seno juga mengatakan TPN Ganjar-Mahfud tak mempermasalahkan soal menang atau kalah, namun ingin memastikan Pemilu berjalan dengan bersih.
"Jadi kami masih mengumpulkan masukan, informasi, dan dugaan kecurangan sebagai penegasan pesan bahwa melampaui menang atau kalah, kami menginginkan pemilu yang bersih dan sesuai asas demokrasi," ujar Seno.
Pemilu 2024 meliputi pemilihan presiden dan wakil presiden, anggota DPR RI, anggota DPD RI, anggota DPRD provinsi, serta anggota DPRD kabupaten/kota dengan daftar pemilih tetap (DPT) tingkat nasional sebanyak 204.807.222 pemilih.
Pemilu 2024 diikuti 18 partai politik nasional yakni (sesuai dengan nomor urut) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Gerindra, PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Nasdem, Partai Buruh, dan Partai Gelora Indonesia.
Sesuai Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2022, rekapitulasi suara nasional Pemilu 2024 dijadwalkan berlangsung mulai 15 Februari s.d. 20 Maret 2024.
Keyword : TPN Ganjar-Mahfud rekapitulasi suara Pemilu 2024