Kamis, 15/02/2024 16:09 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Timnas Anies Baswedan-Muhaimin (AMIN) membuka peluang kolaborasi dengan tim pemenangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD, untuk mengusut kecurangan yang terjadi sepanjang Pemilu dan Pilpres 2024.
Hal tersebut ditegaskan oleh Juru Bicara Timnas AMIN, Mikhael Sinaga, saat dihubungi oleh Jurnas.com pada Kamis (15/2).
"Mereka akan melakukan risetnya sendiri, mengumpulkan data sendiri, kami juga begitu, nantinya pun jika digugat ke MK akan terbuka semua," ungkap Mikhael.
Kendati demikian, saat ini masing-masing tim masih mengumpulkan berbagai laporan kecurangan yang terjadi sepanjang penyelenggaraan Pilpres 2024. Belum ada detail mengenai kapan laporan tersebut akan disampaikan ke Mahkamah Konstitusi.
Peningkatan Kerja Sama dan Pendanaan Internasional Penting Majukan Konservasi Hutan
Gerindra Tegaskan Tak Punya Masalah dengan PKS
Fahri Hamzah Putusan MK Keluar, Tanda Kompetisi Pilpres 2024 Sudah Usai
"Tetap saja masing-masing, biar semakin banyak mengumpulkan data dan semakin akurat. Kami sedang mengumpulkan laporan yang cukup banyak mengenai kecurangan-kecurangan seperti yang dilihat di Kawal AMIN," imbuh dia.
Adapun terkait bentuk kecurangan, Mikhael enggan merinci satu per satu. Namun, dia merujuk akun relawan di platform X, @ubahbareng, yang banyak mengunggah dugaan kecurangan di setiap tempat pemungutan suara (TPS).
"Di akun relawan kami sudah banyak diposting. Contohnya, angka depannya 1 untuk 100 sekian, di TPS kan hanya ada 200 suara, lalu angka 1-nya diubah. Kecurangan itu bisa menggelembungkan suara sangat besar," beber dia.