Jokowi Singgung Reshuffle di Acara MUI

Minggu, 23/04/2017 01:14 WIB

Jakarta - Perombakan kabinet atau reshuffle dalam kabinet pemerintahan Presiden Jokowi kembali mengemuka. Presiden Jokowi menyebut tidak menutup kemungkinan akan terjadi reshuffle terhadap menteri yang tidak memenuhi target.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi dalam Kongres Ekonomi Umat yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Hotel Sahid, Jakarta, Sabtu (22/4).

Jokowi mengatakan, setiap menteri selalu diberikan target dalam menjalankan tugasnya. "Saya bekerja memang selalu memakai target," kata Jokowi.

Menurutnya, setiap target yang diberikan kepada kementerian harus tercapai sesuai dengan waktu yang telah disepakati. Jika tidak, maka menteri akan terancam dicopot.

"Kalau memang tidak selesai, pasti urusannya akan lain. Bisa diganti, bisa digeser, bisa dicopot dan yang lain-lainnya," tegasnya.

Jokowi sebelumnya menyampaikan bahwa target pemerintah memberikan sertifikat tanah kepada watga sebanyak 5 juta pada 2017. Maka, tahun depan target itu ditingkatkan.

"Tahun depan (2018) saya berikan target 7 juta sertifikat harus keluar. Tahun depannya lagi, 9 juta sertifikatnya harus dikeluarkan, untuk rakyat, petambak kecil, petani, nelayan, tukang becak," kata Jokowi.

TERKINI
Studi: Perempuan Menanggung Beban Paling Besar dalam Rumah Tangga Skrining Mandiri Tekan Risiko Kematian Kanker Usus Besar 43 Persen Pemanasan Global, Gas Metana Purba Mulai Lepas dari Kutub Utara Kecam Serangan Houthi, Koalisi Yaman Bersiap Balas dan Netralisir Ancaman